Follow detikFinance Follow Linkedin
Rabu, 15 Jan 2020 22:38 WIB

Luhut Cerita Dimarahi Orang karena Sebut Rupiah Bisa Menguat

Trio Hamdani - detikFinance
Foto: Menko Luhut Binsar Pandjaitan (Lisye-detikcom) Foto: Menko Luhut Binsar Pandjaitan (Lisye-detikcom)
Jakarta - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pagi ini berada di level Rp 13.689, melemah dibandingkan posisi penutupan perdagangan kemarin yang ada di level Rp 13.681. Meskipun begitu, sejak Desember 2019, tren rupiah terus mengalami penguatan.

Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan ikut menanggapi. Dirinya mengatakan, sebelumnya dia dimarahi karena memberikan pernyataan bahwa rupiah bisa terus menguat melawan dolar AS. Namun ternyata rupiah mampu menguat.

"Kan saya sudah pernah ngomong, dulu orang marah-marahi saya, saya ngomong bahwa (rupiah) akan bisa menguat," kata Luhut ditemui di kantornya, Jakarta Pusat, Rabu (15/1/2020).

Dia menilai menguatnya rupiah menandakan bahwa kondisi Indonesia membaik, mulai dari defisit neraca transaksi berjalan, hingga penyederhanaan perizinan lewat omnibus law. Belum lagi faktor-faktor lainnya yang dinilai bakal memberikan sentimen positif ke penguatan rupiah.


"Nanti kamu lihat lagi nanti sovereign wealth fund (dana abadi) pasti tambah kuat lagi. Kamu lihat lagi sekarang masuknya Middle East ini khususnya kan Abu Dhabi. Abu Dhabi kan ini terkenal," jelasnya.

Di sisi lain, dia menjelaskan bahwa rupiah memang jangan menguat terlalu cepat. Pasalnya itu bisa mempengaruhi ekspor yang mana transaksinya menggunakan dolar AS.

"Ya memang betul ekspor kita juga harus kita lihat. Kita juga mesti tahan juga kan jangan sampai nanti terlalu cepat menguatnya. Cepat menguat kan ekspor kita jadi masalah," tambahnya.



Halaman berikutnya perjalanan rupiah selama Desember 2019
Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Komentari Penusukan Wiranto, Luhut Pandjaitan: Jangan Dibesar-Besarkan"
[Gambas:Video 20detik]
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com