Baru Menjabat, Bos Baru Garuda Beres-beres Utang Rp 6,8 T

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Sabtu, 25 Jan 2020 10:30 WIB
Dirut Baru Garuda Indonesia Irfan Setiaputra/Foto: Agung Pambudhy


Selain utang, Irfan juga punya pekerjaan rumah menyelesaikan masalah penyalahgunaan wewenang, termasuk soal pelecahan pramugari. Ia mengatakan, dalam waktu dekat akan meneken perjanjian atau pakta integritas antara direksi dan karyawan.

"Kita dalam waktu dekat, kita sudah sepakat tadi malam akan start pakta integritas, kita direksi dan dengan karyawan, yang sempat kita sebutkan penyalahgunaan wewenang atasan terhadap bawahan, kita tidak akan masuk ranah pribadi, kita membatasi atau kita melarang kalau terjadi penyalahgunaan atasan bawahan," paparnya di Kementerian BUMN Jakarta Pusat, Jumat (24/1/2020).

Irfan belum merinci poin pakta integritas yang dimaksud. Yang pasti, kata dia, pihaknya komitmen untuk menghapus pelecehan tersebut. Dia juga menegaskan, pelecehan merupakan tindakan yang tak termaafkan.

"Mudah-mudahan awal minggu depan akan detilkan item-item di sananya. Tapi yang saya mau tekankan dua hal, soal pelecehan ini we are commit," ujarnya.

"Kedua kita sepakat memberi contoh, dan kita mau mengatakan tak termaafkan, kita pasti mendefinisikan level pelecehan tersebut," tambahnya.

Irfan mengatakan, hal itu dilakukan agar citra Garuda menjadi lebih baik di mata publik.

"Itu komitmen kami, Pak Komut akan review dari waktu ke waktu, kita lihat sama-sama, kita tegakan. Saya percaya kalau itu ditegakkan persepsi publik akan lebih baik," tutupnya.



Simak Video "Alasan Dirut Garuda Kembalikan Pesawat ke Lessor"
[Gambas:Video 20detik]

(hns/hns)