Follow detikFinance Follow Linkedin
Selasa, 28 Jan 2020 20:48 WIB

Krakatau Steel Dapat Keringanan Utang, Erick Thohir: What's Next?

Soraya Novika - detikFinance
erick thohir Foto: Rengga Sancaya
Jakarta -

PT Krakatau Steel (Persero) Tbk baru saja mendapat keringanan utang atau menyelesaikan proses restrukturisasi utang KRAS senilai US$ 2 miliar atau setara Rp 27,22 triliun (asumsi kurs Rp 13.611/US$).

Restrukturisasi itu disebut-sebut sebagai restrukturisasi terbesar dalam sejarah Indonesia.

Merespons hal tersebut, Menteri BUMN Erick Thohir langsung mewanti-wanti manajemen emiten berkode saham KRAS itu agar dapat menjaga kinerjanya supaya tak jatuh lagi pada jeratan utang yang sudah mendera selama 7 tahun belakangan ini.

"Saya tegaskan ke Pak Dirut (Dirut KRAS Silmy Karim) ini restrukturisasi terbesar dalam sejarah Indonesia, tapi what's next? Saya nggak mau (cuma) teori, itu gampang. Tapi apa operasional ke depan dan kita pasti kawal," ujar Erick saat menghadiri penyelesaian restrukturisasi utang KRAS, di Gedung Kementerian BUMN, Jakarta, Selasa (28/1/2020).

Ia bahkan tak segan-segan bakal mencopot seluruh direksi perusahaan pelat merah itu bila kedapatan tak becus membenahi keuangannya tersebut.

"Saya dukung Pak Dirut, direksi dan komisaris selama ke arah yang bener tentu kita dukung. Kalau nggak saya stop (copot)," tambahnya.

Erick juga mengimbau akan perlunya penguatan fungsi komisaris ke depan sehingga tidak hanya duduk tetapi benar-benar mengawasi kebijakan perusahaan.

"Maaf saya sebagai pimpinan ingin punya target jelas. Komisaris ke depan harus aktif nggak mau komisaris duduk-duduk nggak bantu awasi, tapi jangan ambil peran direksi," kata Erick.

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Krakatau Steel Dapat Keringanan Bayar Utang Senilai Rp 27 Triliun"
[Gambas:Video 20detik]
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com