Pasar Saham Overbought, IHSG Bisa Berbalik Arah
Selasa, 29 Nov 2005 09:45 WIB
Jakarta - Sejumlah saham blue chip yang terus mengalami kenaikan membuat pasar saham dalam kondisi kelebihan beli (overbought). Akibatnya, pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Selasa (29/11/2005) bisa berbalik arah karena rawan profit taking.Melemahnya bursa global seperti indeks Dow Jones dan Nasdaq pada penutupan Senin (28/11/2005) karena kekhawatiran munculnya kembali PHK massal dan penutupan pabrik baru yang dialami perusahaan obat Merck & Co bisa memicu penurunan bursa lainnya.Bursa regional seperti indeks Nikkei dan STI Singapura yang pada pembukaan Selasa pagi ini juga melemah akan memberikan sentimen negatif di Bursa Efek Jakarta (BEJ).Pada pekan ini investor saham masih fokus kepada pengumuman inflasi November yang diperkirakan turun drastis dibanding Oktobr yang mencapai 8,7 persen.Jika inflasi bisa turun dibawah 1 persen, maka pasar akan merespon positif karena dengan begitu Bank Indonesia (BI) tidak harus menaikkan suku bunga Sertifikat Bank Indonesia (SBI) lagi.Pada penutupan Senin kemarin (28/11/2005), IHSG naik 6,660 poin pada level 1.081,060 karena aksi beli selektif saham unggulan seperti Telkom dan BRI.
(ir/)










































