Pemegang Saham Setujui Merger Kalbe, Dankos dan Enseval

Pemegang Saham Setujui Merger Kalbe, Dankos dan Enseval

- detikFinance
Selasa, 29 Nov 2005 23:11 WIB
Jakarta - Penggabungan usaha (merger) dari PT Dankos Laboratories Tbk (DNKS) dan PT Enseval ke dalam PT Kalbe Farma Tbk akhirnya disetujui pemegang saham. Merger ini akan menjadikan Kalbe perusahaan farmasi terbesar di Asia Tenggara. Merger tiga perusahaan farmasi ini disetujui dalam rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) yang diselenggarakan di kantor Kalbe Farma, kawasan ndustri Pulogadung, Jakarta, Selasa (29/11/05).Dengan merger tersebut, nantinya modal ditempatkan dan disetor dalam Kalbe Farma menjadi Rp 507,800 miliar yang terbagi atas 10.156.014.422 saham."Terhitung sejak berlaku efektifnya penggabungan, maka seluruh hak, kekayaan, piutang, kewajiban, hutang, izin, operasi dan kegiatan usaha akan beralih kepada perusahaan hasil penggabungan," kata Presdir Kalbe Farma Johannes Setijono dalam penjelasan tertulis, Selasa (29/11/2005).Menurut Johannes, setelah adanya persetujuan dari para pemegang saham maka pelaksanaan merger akan dilakukan setelah disetujuinya perubahan anggaran dasar perusahaan dari Menteri Hukum dan HAM, Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) dan Direktorat Jenderal Pajak.Setelah dilakukan merger tersebut, perseroan memiliki 2 wakil presiden direktur dan 6 direktur. Sehingga susunan direksi Kalbe Farma pascamerger, Presiden Direktur tetap dijabat Johannes Setijono, Wakil Presiden Direktur oleh Johanes Berchman Apik Ibrahim dan Budi Dharma Wreksoatmodjo. Sedangkan jajaran direksi diisi oleh Bernadette Ruth Irawati Setiady, Santoso Oen, Yosef Darmawan Angkasa, Vidjongtius, Herman Widjaja, Gracy Indriani.Sementara pada jajaran komisaris Kalbe Farma, Boenjamin Setiawan menjabat sebagai Presiden Komisaris, Nina Gunawan dan Rustiyan Oen menjabat sebagai Komisaris dan komisaris independen ditunjuk JB. Soemarlin dan Slamet Soesilo. (ir/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads