Saham PGN Meroket, IHSG Melonjak 14,3 Poin

Saham PGN Meroket, IHSG Melonjak 14,3 Poin

- detikFinance
Rabu, 30 Nov 2005 16:57 WIB
Jakarta - Perburuan investor terhadap saham-saham blue chip membuat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik 14,363 poin masuk kembali ke level psikologis baru 1.096,641.Menurut Edwin Sinaga dari Kuo Capital Raharja, Rabu (30/11/2005), kenaikan indeks lebih banyak didominasi faktor internal. Seperti rencana naiknya harga gas industri pada awal tahun depan membuat harga saham PGN terus meroket.Investor juga mulai mengoleksi saham-saham perbankan, karena stabilnya suku bunga Sertifikat Bank Indonesia (SBI) satu bulan dalam lelang Rabu ini di level 12,25 persen. "Ekspektasi inflasi November angka turun signifikan juga membuat investor mulai membeli saham," ujar Edwin.Sementara itu, kabar The Fed tidak akan menaikkan suku bunga lagi memberikan angin segar ke pasar saham global. "Sampai akhir tahun bursa akan stabil, karena sentimen negatif lainnya sudah selesai," kata Edwin. Indeks LQ-45 naik 3,825 poin pada level 237,334, Jakarta Islamic Index (JII) naik 3,224 poin pada level 188,836, Main Board Index (MBX) naik 4,781 poin pada level 301,481 dan Development Board Index (DBX) turun 0,885 poin pada level 213,746.Perdagangan di seluruh pasar mencatat transaksi sebanyak 14.159 kali, pada volume 1,892 miliar saham, senilai Rp 1,283 triliun. Dari total saham yang ditransaksikan, sebanyak 77 saham naik, 32 saham turun dan 64 saham stagnan.Saham-saham yang naik harganya di top gainer/I> antara lain, Perusahaan Gas Negara (PGAS) naik Rp 750 menjadi Rp 7.150, Telkom (TLKM) naik Rp 150 menjadi Rp 5.500, Aneka Tambang (ANTM) naik Rp 125 menjadi Rp 2.850, Bank Danamon (BDMN naik Rp 50 menjadi Rp 3.900, Bank Mandiri (BMRI) naik Rp 40 menjadi Rp 1.290 dan Bank Rakyat Indonesia (BBRI) naik Rp 25 menjadi Rp 2.975.Sedangkan saham-saham yang turun harganya di top losser antara lain, Unilever Indonesia (UNVR) turun Rp 75 menjadi Rp 4.325, International Nickel Corporation (INCO) turun Rp 50 menjadi Rp 12.800, Indosat (ISAT) turun Rp 50 menjadi Rp 5.350, Bumi Resources (BUMI) turun Rp 20 menjadi Rp 690 dan Kalbe Farma (KLBF) turun Rp 10 menjadi Rp 890. (ir/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads