Pasar Saham Monitor Inflasi
Kamis, 01 Des 2005 09:57 WIB
Jakarta -
Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Jakarta (BEJ) pada transaksi Kamis (1/12/2005) masih berpeluang menguat. Pelaku pasar saham akan memonitor pengumuman inflasi November hari ini yang diprediksi turun. Jika inflasi November turun signifikan dibanding bulan sebelumnya yang mencapai 8,7 persen, maka pasar diprediksi akan kembali naik. Pasalnya, bila inflasi terkendali maka Bank Indonesia (BI) tidak harus menaikkan suku bunga Sertifikat Bank Indonesia (SBI) lagi.Kondisi ini akan berdampak poisitif untuk pasar modal, karena investor bisa lebih percaya diri menanamkan investasinya. Saham perbankan akan kembali dikoleksi oleh investor jika inflasi terkendali. Perburuan saham perbankan telah terjadi sejak Rabu kemarin (30/11/2005) karena sentimen positif stabilnya SBI satu bulan di level 12,25 persen.Pada penutupan Rabu kemarin, IHSG melejit 14,363 poin pada level 1.096,641. Meroketnya indeks saham yang kembali memasuki level psikologis baru itu dimotori oleh saham perbankan dan Perusahaan Gas Negara (PGN).
(ir/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































