Follow detikFinance Follow Linkedin
Senin, 17 Feb 2020 19:50 WIB

Indosat PHK 677 Karyawan, Menaker Minta Dipertimbangkan

Danang Sugianto - detikFinance
Menaker Ida Fauziyah Foto: Nurcholis Maarif/detikcom
Jakarta -

PT Indosat Tbk telah mengambil keputusan yang menghebohkan. Perusahaan telekomunikasi ini melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) terhadap 677 karyawannya.

Menanggapi hal itu, Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah berharap agar keputusan PHK yang diambil perusahaan bisa dipertimbangkan kembali. Pihaknya akan melakukan dialog dengan perusahaan dan buruh.

"Ya kita berharap proses PHK kan ada tahapan. Kami harap teman-teman masih pertimbangkan agar mereka tidak ter-PHK. Ya itu, dialog itu," ujarnya di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (17/2/2020).

Meski begitu, Ida menegaskan bahwa dalam melakukan PHK Indosat harus mengikuti ketentuan dalam Undang-undang Nomor 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan.

"Tentu bagaimana PHK itu diberikan masih mengikuti UU Ketenegakerjaan. Karena UU Cipta Lapangan Kerja kan baru dalam proses pembahasan. Tentu mengikuti aturan dan ketentuan UU 13 2003," tuturnya.

Sebelumnya diberitakan, Director & Chief of Human Resources Indosat Irsyad Sahroni mengatakan bahwa perusahaan menawarkan PHK kepada karyawannya. Menurutnya, mayoritas karyawan yang ditawarkan PHK telah menyatakan kesepakatan tersebut.

"Per tanggal 14 Februari 2020 kemarin, dari 677 karyawan yang terdampak, lebih dari 80% telah setuju menerima paket kompensasi ini dan kami juga menjalin kerja sama dengan mitra Managed Service untuk memberi kesempatan bagi mereka agar tetap dapat bekerja di mitra kami tersebut," ujar Irsyad dalam rilis resmi yang diterima detikcom, Sabtu, (15/02/2020).



Simak Video "Menaker Harap Penambahan Cuti Bersama 2020 Tingkatkan Produktivitas"
[Gambas:Video 20detik]
(das/fdl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com