Corona Bikin IHSG Anjlok, Perusahaan Jadi Tunda IPO?

Trio Hamdani - detikFinance
Senin, 02 Mar 2020 16:09 WIB
Pengunjung berada di sekitar layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta, Kamis (13/2). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini pukul 12.00 menurun-0,67% ke posisi 5,873,30. Pergerakan IHSG ini masih dipengaruhi oleh sentimen atas ketakutan pasar akan penyebaran wabah virus corona.
Foto: Pradita Utama
Jakarta -

Direktur Penilaian Perusahaan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) I Gede Nyoman Yetna Setia mencatat ada 24 perusahaan yang akan melakukan penawaran umum saham perdana alias initial public offering (IPO).

"Terkait dengan IPO, dari data yang kita punya, posisi saat ini ada 24 perusahaan yang submit dokumen terkait dengan penyampaian rencana untuk terbitkan equity," kata dia di Gedung BEI, Jakarta, Senin (2/3/2020).

Namun saat ini grafik indeks harga saham gabungan (IHSG) sedang anjlok imbas gonjang-ganjing wabah virus corona COVID-19. Apakah itu akan membuat perusahaan menunda untuk melantai di bursa efek?

Nyoman memastikan sejauh ini rencana 24 perusahaan melantai di bursa masih sesuai jadwal. Artinya belum ada yang berniat untuk menunda sampai IHSG stabil.

"Sampai posisi hari ini kami belum menerima informasi apapun terkait dengan penundaan," jelasnya.

Begitu pula dengan rencana penerbitan surat utang atau obligasi. Dia memastikan semuanya masih sesuai jadwal. Setidaknya ada 13 kali rencana obligasi.

"Terus terkait obligasi kita ada 13 dan terposisi saat ini masih on schedule," tambahnya.



Simak Video "IHSG Anjlok Karena PSBB Jakarta, PPP: Masyarakat Dulu Baru Ekonomi"
[Gambas:Video 20detik]
(toy/eds)