Ekonomi Melambat, Semen Gresik Pertahankan Pangsa Pasar 44%
Senin, 05 Des 2005 12:57 WIB
Jakarta - Di tengah melambatnya pertumbuhan ekonomi, perusahaan semen plat merah PT Semen Gresik Tbk (SMGR) berupaya mempertahankan pangsa pasar (market sharenya di industri semen sebesar 44 persen pada tahun 2006 atau sama dengan target tahun ini.Pertumbuhan industri semen 2006 diperkirakan hanya sebesar 7-8 persen atau turun dibandingkan dengan tahun ini yang diatas 9 persen lebih.Demikian diungkapkan oleh Dirut SMGR, Dwi Sutjipto disela acara ulang tahun PT Jamsostek (Persero) yang berlangsung di Balai Kartini, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Senin (5/12/2005).Menurut Dwi, melambatnya pertumbuhan industri semen tahun depan karena terkait dengan dampak tingginya inflasi Oktober lalu, yang menekan daya beli masyarakat. "Untuk pertumbuhan ada perlambatan karena efek inflasi, jadi semuanya berantai," ujar Dwi.Perseroan, ungkap Dwi, sebenarnya sudah merasakan adanya penurunan pertumbuhan sejak November lalu. Namun Dwi belum bisa menjelaskan secara rici berapa persentase penurunan tersebut."Berapa persen kita belum tahu, saat ini kita sedang mengeveluasi dengan Semen Padang dan Semen Tonasa," tutur Dwi.Untuk target laba sampai akhir tahun 2005 diperkirakan mencapai Rp 600 miliar atau naik 50 persen dibanding tahun lalu. Kenaikan tersebut, jelas Dwi, karena didukung faktor efisiensi dan sinergi antara Semen Gresik, Semen Tonasa dan Semen Padang.
(ir/)











































