Karyawannya Meninggal Suspect Corona, Saham Telkom Bagaimana?

Tim detikcom - detikFinance
Selasa, 03 Mar 2020 12:44 WIB
Illustrasi telkom indonesia
Foto: Rachman Haryanto
Jakarta -

Pasien suspect corona yang meninggal di Cianjur merupakan karyawan PT Telekomunikasi Indonesia (Persero) atau Telkom. Perusahaan menyatakan masih berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk memastikan penyebab karyawannya meninggal dunia.

Meski begitu, insiden ini sepertinya tak menjadi sentimen negatif bagi perusahaan. Hal ini terlihat dari saham TLKM yang masih mengalami penguatan pada perdagangan hari ini.

Pagi tadi, saat pembukaan pasar, saham TLKM dalam posisi naik di Rp 3.510. Jika dihitung dari posisi penutupan perdagangan sebelumnya Rp 3.440, saham TLKM naik Rp 70.

Namun tak lama kemudian, saham TLKM mengalami penurunan hingga ke Rp 3.470. Saham TLKM terus mengalami naik turun, tapi masih berada di zona hijau.

Hingga jelang penutupan sesi I, saham TLKM terus mengalami peningkatan hingga ke posisi tertinggi Rp 3.630. Saham TLKM kemudian ditutup di level Rp 3.600 pada perdagangan jeda siang.

Untuk mencegah virus corona semakin meluas, kini Telkom melakukan antisipasi dengan mengimbau karyawannya untuk tidak pergi ke luar negeri. Telkom juga memberlakukan pemeriksaan awal terhadap karyawan guna mencegah penyebaran virus corona.

Sebagai informasi, seorang pasien laki-laki D (50) meninggal dunia diduga karena virus Corona di Rumah Sakit Dr Hafidz (RSDH) sebelum sempat dirujuk ke RS Hasan Sadikin Bandung.



Simak Video "WNA Pasien Corona yang Meninggal Sebelumnya Dirawat di RS Sanglah"
[Gambas:Video 20detik]
(fdl/dna)