PJ Ancol Anggarkan Capex 2006 Sebesar Rp 350 Miliar

PJ Ancol Anggarkan Capex 2006 Sebesar Rp 350 Miliar

- detikFinance
Senin, 05 Des 2005 18:21 WIB
Jakarta - PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk (PJAA) menganggarkan dana belanja modal (capital expenditure/capex) tahun 2006 sebesar Rp 350 miliar. Dana tersebut akan digunakan untuk kegiatan revitalisasi, reklamasi, perbaikan, dan investasi di beberapa wahana hiburan. Dana belanja modal tersebut berasal dari dana internal dan pinjaman ke beberapa bank. Untuk dana internal perusahaan sebesar Rp 250 miliar, dan pinjaman ke bank akan berkisar antara Rp 100 - 150 miliar. "Beberapa bank sudah melakukan pendekatan terhadap kami," kata Direktur PJAA SS Pramono dalam paparan publik di Bursa Efek Jakarta, Senin (5/12/2005). Menurut Pramono, alokasi belanja modal paling banyak akan digunakan untuk proyek reklamasi di Ancol barat sebesar Rp 150 miliar. Reklamasi pantai tahun ini telah mencapai 32 hektar dan tahun depan direncanakan mencapai 24 hektar. Reklamasi ini juga sebagai solusi mengatasi keterbatasan lahan untuk pengembangan lebih lanjut. Sementara untuk pengembangan wahana di Taman Impian Jaya Ancol (TIJA), sebanyak Rp 45 miliar akan digunakan untuk proyek Atlantis (revitalisasi gelanggang renang). Proyek pengembangan Lost Kingdom (revitalisasi gelanggang samudera) menelan dana sebesar Rp 60 miliar dan proyek lain-lain sebesar Rp 70 miliar. Sampai dengan akhir tahun, TIJA menargetkan pengunjung mencapai 11 juta orang. Angka tersebut berarti meningkat sekitar 500 ribu pengunjung dari tahun lalu yang sebesar 10,5 juta pengunjung. Dampak dari kenaikan harga BBM, menurut Pramono ternyata tidak terlalu signifikan. "Memang ada penurunan sedikit, tapi kalau dihitung secara overall tidak terpengaruh," jelas Pramono. Target pendapatan PJAA 2006 akan diperkirakan akan sebesar Rp 110 miliar atau meningkat sekitar 10 persen dari tahun ini. Tiap tahunnya PJAA selalu menargetkan pendapatan dan laba bersih mereka naik sekitar 5 - 10 persen. Kinerja perusahaan sendiri, per triwulan III mencatat penjualan sebesar Rp 66,6 miliar atau turun 3,53 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp 69 miliar. Pendapatan usaha meningkat 13 persen menjadi Rp 262,8 miliar pada sembilan bulan tahun ini dibanding tahun lalu yang sebesar Rp 232,5 miliar. Laba bersih juga naik 10,8 persen menjadi RP 57,2 miliar dari posisi sebelumnya di triwulan III 2004 yang sebesar Rp 51,7 miliar. (qom/)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads