Bahtera Adimina Kesulitan Lagi Bayar Bunga Obligasi
Selasa, 06 Des 2005 15:38 WIB
Jakarta -
Perusahaan perikanan PT Bahtera Adimina Samudra Tbk (BASS) menunda pembayaran bunga obligasi ke-22 yang jatuh tempo 5 Desember kemarin. Perseroan belum menjelaskan kapan bunga obligasi akan dibayarkan.Obligasi BASS ini adalah obligasi pertama yang dikeluarkan tahun 2000 sebesar Rp 75 miliar dan jatuh tempo pada 5 Juni 2010. Obligasi ini seharusnya jatuh tempo pada pada 5 Juni 2005, namun karena kinerja perusahaan memburuk, pemegang obligasi menyetujui untuk memperpanjangnya. Gagalnya pembayaran bunga obligasi diumumkan oleh PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) selaku agen pembayaran, Selasa (6//12/2005).Menurut Kepala Divisi (Kadiv) Jasa Kustodian Sentral KSEI, Sulistyo Budi, hingga 2 Desember 2005 pukul 17.00 WIB, KSEI belum menerima dana dari emiten untuk keperluan pembayaran bunga obligasi ini.Dalam suratnya ke KSEI 2 Desember lalu, manajemen BASS menjelaskan bahwa keterlambatan pembayaran bunga ini disebabkan beberapa hal-hal yang menyangkut operasional Perseroan. BASS kemudian berjanji akan menyerahkan dana pembayaran bunga ini ke KSEI selaku agen pambayaran pada 5 Desember 2005.Namun hingga kini KSEI belum juga menerima pembayaran bunga obligasi ke-22 itu yang semula akan dilaksanakan pada 5 Desember kemarin. Sementara Bursa Efek Surabaya (BES) terhitung sejak 5 Desember telah menghentikan sementara perdagangan (suspensi) obligasi BASS, karena belum dibayarnya kewajiban kepada pemegang obligasi.Sebelumnya, pada tahun lalu BASS juga mengalami kesulitan pembayaran kewajiban obligasi dalam bentuk sinking fund. Obligasi BASS juga sempat dinyatakan default pada tahun lalu oleh PT Kasnic Credit Rating Indonesia. Sedangkan saat ini peringkat obligasinya ada di level B- (B minus).
(ir/)










































