Google Klaim Dolar AS Rp 16.000, Waktunya Jual atau Beli?

Hendra Kusuma - detikFinance
Kamis, 19 Mar 2020 13:20 WIB
Wabah Corona tak hanya menjangkiti tubuh manusia, tetapi juga ke sektor keuangan global, termasuk Indonesia. Hal ini menyebabkan nilai tukar rupiah melemah terhadap dolar.
Foto: Grandyos Zafna
Jakarta -

Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah menguat signifikan. Google mengklaim nilai tukar rupiah sudah menyentuh Rp 16.000. Angka itu melonjak drastis dari pagi hari ini yang berada di level Rp 15.400.

Dengan kondisi dolar AS berada di level Rp 16.000, Direktur Riset dari Core Indonesia Piter Abdullah menilai saat ini merupakan waktu yang cocok untuk menjual.

"Waktunya untuk dijual," kata Piter saat dihubungi detikcom, Jakarta, Kamis (19/3/2020).

Penjualan dolar ini, kata Piter demi memenuhi kebutuhan di pasar valuta asing (valas). Namun dirinya berpesan agar tidak menjadi spekulan di tengah ambyarnya rupiah terhadap dolar AS.

"Kalau memang sayang dengan bangsa ini, jangan berspekulasi valas. Kalau punya dolar sementara tidak ada kebutuhan di masa depan akan dolar, waktunya untuk dijual," jelasnya.

Dia pun mengatakan jika seseorang yang memang memiliki kebutuhan dolar dalam jangka panjang, sebaiknya tetap disimpan.

"Jangan berspekulasi mencari keuntungan dari melemahnya rupiah. Kecuali kalau memang ada kebutuhan akan dolar silahkan tetap disimpan," ungkapnya.



Simak Video "Merangkak Naik, Dolar AS ke Level Rp 14.850"
[Gambas:Video 20detik]
(hek/dna)