Bunga Tinggi, Investor Enggan Jual Obligasi Telkom

Bunga Tinggi, Investor Enggan Jual Obligasi Telkom

- detikFinance
Kamis, 08 Des 2005 12:35 WIB
Jakarta - Operator telekomunikasi PT Telkom Tbk (TLKM) kesulitan membeli kembali (buy back) obligasi perusahaan dari investor. Tingginya bunga obligasi ini yang mencapai 17 persen membuat investor sayang melepas surat utang perusahaan blue chip tersebut."Kita mau tapi sulit, karena kuponnya 17 persen, sehingga masih ditahan oleh pemegang obligasinya," ungkap Direktur Telkom Arwin Rasyid di sela acara Indonesian Business Forum di Hotel Four Seasons, Kuningan, Jakarta, Kamis (8/12/2005).Padahal, kata Arwin, jika perusahaan bisa melakukan buy back ini, maka Telkom bisa mengurangi beban utang yang masih cukup tinggi.Telkom mengincar buy back atas obligasi yang dikeluarkan perseroan sebesar Rp 1 triliun pada tahun 2002. Obligasi yang mendapat rating AAA (triple A) ini baru akan jatuh tempo tahun 2007."Kalau pemegang obligasinya mau lepas, tentu Telkom mau ambil. Beli di pasar susah sekali, begitu juga kalau pinjam dari market, bunganya masih 11-12 persen, jadi tidak menguntungkan," ujar Arwin.Telkom saat ini sedang fokus mempersiapkan pelaksanaan buy back saham sebesar 5 persen yang akan dibeli dari publik. Untuk itu perseroan akan meminta persetujuan dari pemegang saham dalam rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) pada 21 Desember mendatang. (ir/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads