Follow detikFinance Follow Linkedin
Kamis, 26 Mar 2020 11:20 WIB

Bursa Saham Asia Keok Tunggu Data Pengangguran AS

Soraya Novika - detikFinance
Bursa Saham Asia Berguguran Ilustrasi/Foto: re
Jakarta -

Pada perdagangan Kamis (26/3) pagi ini, sebagian besar bursa saham di Asia masuk ke zona merah. Dari semua negara Asia, bursa saham Jepang adalah yang paling parah dengan indeks Nikkei 225 anjlok 4,29% dan indeks Topix turun 2,71%.

Kemudian, indeks Straits Times Singapura anjlok 2,27%, indeks komposit Shanghai China turun 0,74% dan komposit Shenzhen ambles 0,665%. Selanjutnya indeks Hang Seng Hong Kong juga merosot hingga 1,11% dan indeks Kospi Korea Selatan juga anjlok 0,51%.

Merahnya pasar saham Asia pagi terjadi karena investor masih menunggu rilis data terbaru pengangguran di Amerika Serikat (AS).

Ahli Strategi Valuta Asing Senior dari National Australia Bank, Rodrigo Catril, mengatakan angka pengangguran terbaru di AS sejak pekan lalu sudah melonjak tajam hingga 281.000 dengan total rata-rata mencapai 1,5 juta orang. Angka ini diyakini bakal melonjak lagi dari sebelumnya.

"Ada berbagai perkiraan di luar sana, prediksi tertinggi bisa sampai 4 juta orang namun lebih dari sepertiga ekonom rata-rata menyebut hanya di atas 2 juta orang," ujar Catrill dikutip dari CNBC, Kamis (26/3/2020).

Data gelombang PHK terbaru di AS penting untuk menilai seberapa besar dampak pandemi virus corona terhadap ekonomi global secara keseluruhan.



Simak Video "Pasien Corona di Mamuju Kabur: Dijemput Petugas, Dilawan Keluarga!"
[Gambas:Video 20detik]
(ara/ara)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com