IHSG Diproyeksi Melemah Lagi

Oso Securities - detikFinance
Kamis, 02 Apr 2020 08:44 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri perdagangan hari ini ditutup di zona merah. IHSG cenderung bergerak di teritori negatif sepanjang perdagangan hari ini.
Foto: Rachman Haryanto
Jakarta -

Pada perdagangan kemarin (01/04) IHSG ditutup melemah sebesar 1.61% ke level 4.466.04. Sepuluh indeks sektoral ditutup dalam teritori negatif, dimana sektor aneka industri dan properti memimpin pelemahan masing-masing lebih dari 2%. Adapun saham yang menjadi pemberat indeks ; BBRI, POLL, BBCA, ASII, TLKM.

Pelaku pasar asing membukukan aksi jual bersih (Netsell) senilai Rp 69 miliar. Nilai tukar rupiah terdepresiasi sebesar 0.65% ke level 16.450.

Adapun semalam (01/04) bursa saham Wall Street juga kompak ditutup dalam zona merah, dimana Dow Jones memimpin pelemahan sebesar 4.44%, serta Nasdaq dan S&P 500 yang sama-sama terkoreksi 4.41%.

Pelemahan tersebut seiring dengan kecemasan pasar menyikapi pernyataan presiden Donald Trump terkait penyebaran virus Covid-19, ia mengatakan bahwa angka kematian akibat virus ini kemungkinan akan terus bertambah selama dua pekan ke depan.

Selain itu data ekonomi AS menunjukkan kondisi yang tidak begitu baik, dimana aktivitas Manufaktur bulan Maret turun ke level kontraksi 46.1 dari sebelumnya di level 50.7, hal tersebut turut membebani pergerakan indeks semalam.

IHSG ditutup melemah sebesar 1,62% ke level 4.466. IHSG ditutup bearish candle. Adapun indikator Stochastic deadcross dan MACD histogram bergerak Positif dengan Volume turun. Kami perkirakan IHSG kembali melemah pergerakan di kisaran 4.284 - 4.538.



Simak Video "Dolar Tembus Rp 14.200 "
[Gambas:Video 20detik]
(fdl/fdl)