Terhempas The Fed, IHSG Merosot 8,3 Poin

Terhempas The Fed, IHSG Merosot 8,3 Poin

- detikFinance
Rabu, 14 Des 2005 16:22 WIB
Jakarta - Pelaku pasar melakukan aksi ambil untung (profit taking) dengan menggunakan momentum kenaikan bunga The Fed. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) langsung terhempas 8,310 poin pada level 1.173,718."Penurunan ini karena pengaruh The Fed dan faktor teknikal yang sudah mendekati titik resisten," kata Budi Ruseno, analis dari Bhakti Capital, Rabu (14/12/2005) Penurunan indeks dimotori oleh saham pertambangan, karena menurut Budi, emiten sektor ini secara teknikal sudah mengalami kenaikan cukup banyak, sehingga wajar jika investor melakukan aksi ambil untung.Turunnya indeks juga dipengaruhi oleh melemahnya rupiah terhadap dolar AS yang pada Rabu sore ini kembali ke level Rp 9.800. Indeks LQ-45 turun 1.967 poin pada level 256,641, Jakarta Islamic Index (JII) turun 1,193 poin pada level 202,943, Main Board Index (MBX) turun 2,369 poin pada level 322,917, Development Board Index (DBX) turun 1,247 poin pada level 227,704.Perdagangan di pasar reguler mencatat transaksi sebanyak 16.731 kali, dengan volume 1.946.811 lot saham, senilai Rp 1,068 triliun. Sebanyak 33 saham naik, 81 saham turun dan 247 saham stagnan.Saham-saham yang turun harganya di top losser antara lain, International Nickel Corporation (INCO) turun Rp 500 menjadi Rp 13.250, Aneka Tambang (ANTM) turun Rp 250 menjadi Rp 3.375, Telkom (TLKM) turun Rp 100 menjadi Rp 6.050, Indosat (ISAT) turun Rp 100 menjadi Rp 5.600, Medco Energi Internasional (MEDC) turun Rp 50 menjadi Rp 3.500.Sedangkan saham-saham yang masih mencatat kenaikan harga di top gainer antara lain, Astra Internasional (ASII) naik Rp 300 menjadi Rp 10.600, United Tractors (UNTR) naik Rp 125 menjadi Rp 3.825, Bank Danamon (BDMN) naik Rp 100 menjadi Rp 4.550, Bank Permata (BNLI) naik Rp 30 menjadi Rp 700, Indofood Sukses Makmur (INDF) naik Rp 20 menjadi Rp 960. (ir/)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads