New Era Buy Back Obligasi 2006
Kamis, 15 Des 2005 14:51 WIB
Jakarta - Produsen alas kaki PT Newera Footwear Indonesia yang memproduksi sepatu dan sandal merek New Era, berencana melakukan pembelian kembali (buy back) obligasi I tahun 2003 sebesar Rp 31,5 miliar pada tahun 2006.Dana yang akan digunakan untuk buy back obligasi ini, diperoleh dari efisiensi operasional perusahaan. Diantaranya, melakukan perampingan unit usaha dengan menjual aset-aset yang dimiliki. Menekan biaya yang kurang signifikan, melakukan perampingan karyawan dan mengubah strategi bidang pemasaran dari semua perdagangan partai besar menjadi ritel.Demikian penjelasan Franky Husein, Corporate Secretary PT Newera Footwear Indonesia dalam hearing dengan Bursa Efek Surabaya (BES) belum lama ini seperti dikutip dari penjelasan tertulis BES, Kamis (15/12/2005).Menurut Franky, dalam rapat umum pemegang obligasi (RUPO) terdahulu, perseroan telah mendapat persetujuan dari pemegang obligasi untuk melakukan buy back. Namun karena adanya masalah keuangan, maka rencana buy back itu menjadi terhambat. Pada RUPO 9 Desember 2005, sebenarnya perusahaan ingin meminta kelonggaran pembayaran sinking fund, namun pemegang obligasi yang hadir tidak memenuhin kuorum. Selanjutnya perseroan akan kembali menggelar RUPO pada pertengahan Januari 2006.Gara-gara kesulitan membayar sinking fund ini, Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) menempatkan peringkat Newera pada creditwatch dengan implikasi negatif, karena perseroan tidak bisa membayar kewajiban obligasinya. Peringkat terakhir Newera adalah BBB- (triple B minus) yang sebenarnya telah habis masa berlakunya sejak 1 September 2005. Obligasi Newera baru akan jatuh tempo pada 20 November 2008.
(ir/)











































