Sutiyoso Tolak Jual Saham Delta Djakarta
Kamis, 15 Des 2005 15:47 WIB
Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso menolak usulan DPRD agar pihaknya menjual kepemilikan saham di PT Delta Djakarta Tbk (DLTA). DPRD menilai kontribusi produsen minuman beralkohol ini sangat kecil hanya Rp 1,2 miliar per tahun.Sutiyoso mengatakan, pihaknya akan mengkaji dulu usulan ini. Yang jelas, ungkap Sutiyoso, Delta Djakarta adalah perusahaan yang untung."Ya bukan tidak setuju, tetapi harus dikaji dulu. Bukan kayak mau jual pisang goreng. Jual perusahaan bukan kayak gitu," kata Sutiyoso di Gedung Balaikota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (15/12/2005).Dia justru khawatir, jika DPRD mengobok-obok terus Delta Djakarta, sahamnya yang tercatat di Bursa Efek Jakarta (BEJ) bisa anjlok."Menjual itu harus dihitung feasibility-nya. Peraturannya bagaimana, itu kan aset pemerintah provinsi harus melalui kajian. Kalau DPRD terus ngomong harus dijual, saham itu bisa anjlok," ujar pria yang akrab disapa Bang Yos ini.Seperti diberitakan, anggota Komisi E DPRD DKI Jakarta, Agus Darmawan, yang membidangi masalah kesejahteraan rakyat, mengusulkan agar pemerintah provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menjual saham PT Delta Djakarta. DPRD mengindikasikan Pemprov DKI memiliki saham Rp 138 miliar. Penjualan saham itu dinilai DPRD sangat diperlukan karena kontribusi pabrik bir ini ke kas daerah hanya Rp 1,2 miliar per tahun. DPRD berharap, uang hasil penjualan saham akan digunakan untuk menggratiskan biaya sekolah SD dan SMP di DKI Jakarta pada 2006.Namun menurut Sutiyoso, menggratiskan biaya sekolah tidak harus dengan cara menjual saham milik Delta Djakarta. "Ya kita cari cara lain. Tidak harus menjual itu. Kita cari jalan lain masih banyak," tandas Sutiyoso.Lantas kapan saham itu pantas dijual? "Ya nggak tahu. Sekarang tahun 2006 mau datang, nanti dikaji dululah yang cermat layak atau nggak dijual, aspek untung ruginya. Tidak harus sembarang asal ngomong saja," tutur Sutiyoso.Sutiyoso pun membantah perusahaan bir tersebut merugi setiap tahunnya. "Rugi dari mana, ngawur saja," cetusnya.Saham Delta Djakarta per September mencatat laba bersih Rp 42,514 miliar dengan pendapatan penjualan Rp 309,231 miliar. Sedangkan tahun 2004 laba bersih Rp 38,696 miliar.Per 30 November 2005, Pemprov DKI Jakarta memiliki saham 23,34 persen, sedangkan mayoritas saham lainnya dimiliki San Miguel Malaysia sebesar 58,33 persen. Saham Delta Djakarta merupakan salah satu saham termahal di lantai bursa. Hingga pukul 15.30 waktu Jakarta Automatic Trading System (JATS) di BEJ saham ini bertengger di level Rp 36.000. Minuman produksi Delta Djakarta antara lain Anker Bir, Anker Stout, Carlsberg Beer, San Miguel Beer dan minuman non beralkohol seperti merek Sodaku dan Soda Ice.
(aan/)











































