Pasar Saham Terpuruk Lagi 12 Poin
Jumat, 16 Des 2005 16:27 WIB
Jakarta - Pelepasan saham unggulan dalam transaksi akhir pekan ini belum berhenti juga. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali terpuruk 12,538 poin pada level 1.143,426.Penurunan indeks terjadi karena secara teknikal indeks saham sudah naik cukup tinggi. Sehingga investor terus melakukan koreksi lanjutan saham-saham unggulan untuk merealisasikan gain.Belum berbaliknya indeks ke teritori positif juga karena memudarnya sentimen penguatan rupiah. Meskipun pada Jumat ini (16/12/2005) posisi rupiah terhadap dolar AS relatif stabil di level Rp 9.850-an.Namun pelaku pasar masih optimistis, indeks bakal kembali rebound karena ada window dressing akhir tahun. Apalagi penurunan indeks kali ini mencatat nilai transaksi yang mulai menyusut dibanding hari-hari sebelumnya yang mencapai Rp 1 triliun lebih.Indeks LQ-45 turun 3,452 poin pada level 248,804, Jakarta Islamic Index (JII) turun 3,698 poin pada level 195,292, Main Board Index (MBX) turun 3,972 poin pada level 313,493 dan Development Board Index (DBX) turun 0,135 poin pada level 226,618.Perdagangan di seluruh pasar mencatat transaksi sebanyak 10.578 kali, dengan volume 834 juta saham, senilai Rp 870,2 miliar. Dari jumlah saham yang aktif ditransaksikan sebanyak 40 saham naik, 61 saham turun dan 63 saham stagnan.Saham-saham yang terjungkal harganya di top losser antara lain, Perusahaan Gas Negara (PGAS) turun 250 menjadi Rp 6.750, Astra Internasional (ASII) turun Rp 250 menjadi Rp 10.050, Telkom (TLKM) turun Rp 200 menjadi Rp 5.700, United Tractors (UNTR) turun Rp 100 menjadi Rp 3.550 dan Aneka Tambang (ANTM) turun Rp 50 menjadi Rp 3.200.Sedangkan saham-saham yang masih mencatat kenaikan harga di top gainer antara lain, Indocement Tunggal Prakarsa (INTP) naik Rp 25 menjadi Rp 3.450, Tambang Batubara Bukit Asam (PTBA) naik Rp 10 menjadi Rp 1.750, Energi Mega Persada (ENRG) naik Rp 10 menjadi Rp 740, Suba Indah (SUBA) naik Rp 10 menjadi Rp 115 dan Ciputra Surya (CTRS) naik Rp 5 menjadi Rp 415.
(ir/)











































