Follow detikFinance Follow Linkedin
Rabu, 06 Mei 2020 11:09 WIB

BI Ramal Rupiah Menguat Hari Ini

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah akhirnya tembus ke level Rp 15.000. Ini adalah pertama kalinya dolar AS menyentuh level tersebut pada tahun ini. Foto: Rengga Sancaya
Jakarta -

Bank Indonesia (BI) memprediksi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS akan menguat hari ini. Dolar AS akan tertekan seiring dengan faktor teknikal dan perkembangan ekonomi global.

Gubernur BI Perry Warjiyo mengungkapkan saat ini ada berita positif yang akan mendorong penguatan nilai rupiah.

"Faktor-faktor positif itu apa antara lain ya bahwa di Amerika Serikat (AS) sejumlah wilayah di sana mulai akan dibuka kegiatan ekonominya demikian juga di sejumlah wilayah Eropa," kata Perry dalam video conference, Rabu (6/5/2020).

Dia mengatakan pendapat pejabat bank sentral AS (The Fed) bahwa ekonomi AS bakal membaik di Semester kedua 2020 juga bakal mendorong penguatan nilai tukar. Tak hanya itu, harga minyak yang mulai stabil juga diprediksi akan mendorong stabilitas ekonomi global

"Harga minyak yang mulai meningkat juga memberikan kabar positif," jelas dia.

Selain faktor positif, juga ada faktor negatif juga masih membayangi nilai tukar diantaranya ketegangan AS dan China terkait COVID-19 yang berasal dari Wuhan dan harus dikenakan bea masuk. Selain itu faktor ketegangan antara Korea Selatan dan Korea Utara juga turut menahan penguatan rupiah pada hari ini.

Pada perdagangan pagi hari ini (6/5) Kurs Rupiah berada di level Rp15.075/US$ posisi tersebut menguat bila dibandingkan pada penutupan perdagangan kemarin yang masih berada di level Rp15.080/US$.



Simak Video "Kayu Putih Hidupkan Desa Wonoharjo"
[Gambas:Video 20detik]
(kil/fdl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com