BEJ Minta Komitmen Tertulis Telekom Malaysia

BEJ Minta Komitmen Tertulis Telekom Malaysia

- detikFinance
Rabu, 21 Des 2005 10:34 WIB
Jakarta - Bursa Efek Jakarta (BEJ) meminta pihak Telekom Malaysia membuat pernyataan tertulis mengenai komitmen mereka untuk menambah porsi saham publik PT Ecxelcomindo Pratama Tbk (XL). "Tanggapan mereka cukup positif terhadap permintaan BEJ, mereka akan tambah porsi saham publik," kata Direktur Utama BEJ Erry Firmansyah di Gedung BEJ, Rabu (21/12/2005). Direksi XL dan perwakilan Telekom Malaysia, pada Selasa sore (20/12/2005) diketahui telah menemui otoritas BEJ untuk membahas minimnya saham publik XL yang kurang dari 1 persen. Menurut Erry, ada sejumlah masalah yang dihadapi untuk menambah saham publik ini. Kendala itu antara lain masalah periode lock up. "Jadi sekarang masalahnya tinggal tunggu waktu," jelas Erry.Per 30 November 2005, komposisi kepemilikan saham XL adalah Telekom Malaysia melalui Indocel Holding Sdn.Bhd sebesar 56,92 persen, Khazanah Nasional Berhard 16,81 persen, Telekomindo Primabhakti 15,97 persen, AIF (Indonesia) Limited 10,14 persen, sedangkan sisa yang dimiliki publik hanya 0,16 persen.Sebelumnya, pihak BEJ mempertanyakan pernyataan Telekom Malaysia yang tidak berniat menambah kepemilikan saham publik XL di lantai bursa.Sebaliknya Telekom Malaysia akan menambah kepemilikan sahamnya sampai 60 persen atau lebih. Telekom Malaysia menilai kebijakan XL masuk bursa adalah untuk menambah modal bukan untuk menambah free float di bursa.Kecilnya saham publik yang ada di bursa telah membuat otoritas BEJ mengelurkan saham XL dari penghitungan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).Padahal sebelumnya, Khazanah mengatakan, pihaknya dan Telekom Malaysia akan menambah kepemilikan publik, sehingga saham ini bisa masuk lagi dalam penghitungan IHSG. (ir/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads