Telkom Bayar Utang RDI Rp 1 T

Telkom Bayar Utang RDI Rp 1 T

- detikFinance
Rabu, 21 Des 2005 14:56 WIB
Jakarta - PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (Telkom) akan segera membayar utang dalam bentuk rekening dana investasi (RDI) kepada pemerintah sebesar Rp 1 triliun."Persetujuan dari Departemen Keuangan (Depkeu) diharapkan sudah didapat dalam dua minggu ke depan," kata Direktur Keuangan Telkom Rinaldi Firmansyah usai RUPSLB di Kantor Telkom, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Rabu (21/12/2005).Setelah pembayaran sebesar Rp 1 triliun ini, menurut Rinaldi, total utang RDI yang tersisa tinggal US$ 300 juta, termasuk mata uang dolar dan yen.Sedangkan total utang Telkom saat ini mencapai Rp 14 triliun, yang sebesar Rp 8,5 triliun dalam mata uang lokal. Sedangkan sisanya utang dalam bentuk valuta asing."Kalau utang rupiah nggak dibayar dulu, karena kita dapat murah, jadi buat apa dibayar buru-buru," ujar mantan Direktur Bahana Securities ini.MultilistingMengenai permintaan pemerintah agar Telkom mengkaji lagi pelaksanaan multilisting di beberapa bursa luar negeri, Rinaldi mengaku, pihaknya sedang menyeleksi penilai independen.Diharapkan pada awal Januari, penilai independen tersebut bisa segera ditunjuk. Sehingga RUPS tahun 2006 hasil kajian multilisting sudah ada.Mengenai pelaksanaan buy back saham 5 persen senilai Rp 5,2 triliun, Dirut Telkom Arwin Rasyid mengatakan, program tersebut tidak akan mengganggu likuiditas dan ekspansi perseroan."Ini karena rasio utang terhadap modal Telkom sangat rendah sekali, sehingga kalaupun membutuhkan dana besar untuk ekspansi, bisa dengan mudah cari pinjaman ke bank," ujar Arwin.Buy back 5 persen saham akan dilakukan secara bertahap dalam 18 bulan ke depan dengan prinsip tidak ada diskriminasi.Pembelian saham seri B akan dilakukan di Bursa Efek Jakarta (BEJ), sedangkan saham dalam bentuk American Depositary Receipt (ADR) dilakukan di New York Stock Exchange (NYSE). (ir/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads