Total Laba Bersih dari Seluruh Emiten di Pasar Modal Berkurang Rp 8 T

Danang Sugianto - detikFinance
Kamis, 04 Jun 2020 15:00 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sempat naik hingga hampir 20 poin tapi kemudian melambat lagi. Investor belum bersemangat sehingga perdagangan berjalan lesu. Pada penutupan perdagangan Sesi I, Jumat (14/11/2014), IHSG turun tipis 4,732 poin (0,09%) ke level 5.043,936. Sementara Indeks LQ45 melemah tipis 0,233 poin (0,03%) ke level 864,319.
Foto: Rengga Sancaya
Jakarta -

PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat hingga 2 Juni 2020 sudah ada 634 perusahaan tercatat di pasar modal yang sudah menyampaikan laporan keuangan 2019. Angka itu setara dengan 90,31% dari total emiten yang mencatatkan saham atau obligasinya di pasar modal Indonesia.

Direktur Penilaian Perusahaan BEI, I Gede Nyoman Yetna mengatakan, dari seluruh perusahaan tercatat yang telah menyampaikan laporan keuangannya itu total laba bersihnya mencapai Rp 403 triliun. Jika dibandingkan dengan total laba bersih perusahaan tercatat di 2018 angka itu turun 2% atau Rp 8 triliun.

"Penurunan laba bersih agregat disebabkan oleh performance dari basic industry dan chemical sektor (industri dasar dan kimia), serta mining sector (pertambangan) dengan penurunan laba bersih senilai Rp 17 triliun dan Rp 12 triliun," terangnya kepada media, Jumat (4/6/2020).

Jumlah perusahaan tercatat yang membukukan laba bersih per 31 Desember 2019 adalah sebanyak 501 Perusahaan atau kurang lebih 80%.

Sementara untuk total pendapatannya secara keseluruhan mencapai Rp 4.425 triliun. Total pendapatan itu mengalami kenaikan sebesar Rp 151 triliun atau 4% dibandingkan tahun sebelumnya.

Emiten sektor keuangan menjadi sektor yang dominan dan penyumbang terbesar. Dari segi pendapatan emiten sektor keuangan memperoleh Rp 825 triliun, sedangkan dari sisi laba Rp 165 triliun. Angka itu berasal dari 115 perusahan.

Untuk komposisi Opini Audit Laporan Keuangan per 31 Desember 2019 dari 634 Perusahaan Tercatat adalah:
631 perusahaan (99,52%) mendapatkan opini Wajar Tanpa Modifikasian
1 perusahaan (0,16%) mendapatkan opini Wajar Dengan Modifikasian
2 perusahaan (0,32%) mendapatkan opini Tidak menyatakan pendapat



Simak Video "Ilmuwan Manfaatkan Laba-laba Perangi Keganasan Nyamuk Malaria"
[Gambas:Video 20detik]
(das/dna)