Tok! Rudiantara Jadi Komut Semen Indonesia

Danang Sugianto - detikFinance
Jumat, 19 Jun 2020 17:21 WIB
Rudiantara (lahir di Bogor, 3 Mei 1959 umur 55 tahun) Adalah Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia pada Kabinet Kerja (2014–2019). Ia merupakan profesional di bidang telekomunikasi dan pernah berkarier di Indosat, Telkomsel, Excelcomindo (kini XL Axiata), dan Telkom. Pada saat ditunjuk menjadi menteri, ia menjabat sebagai anggota komisaris di Indosat.
Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) hari ini memutuskan mantan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Rudiantara sebagai komisaris utama perseroan.

"Pergantian pengurus perseroan. Persetujuan pengunduran diri Pak Sukarwo. Selanjutnya mengangkat Rudiantara menjadi Komut," tegas Direktur Pemasaran dan Supply Chain SMGR Adi Munandir.

Rudiantara yang akrab disapa RA, lahir di Bogor, 3 Mei tahun 1959. Dia memulai pendidikan tingginya di Universitas Padjajaran yang kemudian lulus menjadi sarjana Statistik.

Karirnya terbilang panjang. Terakhir dia menjabat sebagai Menteri Komunikasi dan Informatika di Kabinet 'Kerja'. Sebagai profesional ia memulai karirnya sebagai Manager Marketing Indosat tahun 1986.

Di Indosat dia cukup lama mengabdi, karena dirinya pernah menghabiskan karir kurang lebih selama 11 tahun di operator yang identik dengan warna kuning tersebut.

Karir Rudiantara di bisnis ini terus berlanjut setelah dirinya dipilih sebagai Chief Operation Officer PT Exelcomindo Pratama atau yang dikenal sekarang sebagai XL Axiata.

Sebelumnya juga dia pernah mengembang posisi yang serupa di PT Telekomunikasi Indonesia.

Tiga tahun di XL, Rudiantara berpindah lagi ke PT Telekomunikasi Indonesia sebagai salah satu anggota komisaris dan kemudian menjadi Komisaris Independen.

Selain di Indosat, Telkom, Telkomsel dan XL, Rudiantara juga pernah menempati posisi startagis di PT Semen Gresik dan Wakil Direktur PLN selama kurang lebih dua tahun.

Di PLN, dia berhasil mewujudkan pembangkit listrik bermesin turbin batubara. RA juga ukses mengumpulkan dana untuk pembangunan listrik 10 ribu megawatt, walau kemudian mundur pada tahun 2009.

Dengan segudang pengalaman di perusahaan telekomunikasi dan beberapa perusahaan lainnya, tentu saja sangat menarik gebrakan yang dilakukan oleh Rudiantara.



Simak Video "Deretan Relawan Jokowi yang Duduk di Kursi Komisaris BUMN"
[Gambas:Video 20detik]
(das/dna)