Texmaco Ingin Nyicil Listing Fee Rp 10 Juta/Bulan
Selasa, 27 Des 2005 14:06 WIB
Jakarta - Kondisi PT Texmaco Jaya Tbk tampaknya kian memprihatinkan. Texmaco bahkan meminta kepada Bursa Efek Jakarta (BEJ) untuk bisa mengangsur tunggakan biaya pencatatan tahunan (listing fee) tahun 2005. Listing fee yang belum dibayar perseroan sebesar Rp 82,5 juta."Perseroan mohon kebijaksanaan untuk dapat mengangsur setiap bulan sejumlah Rp 10 juta terhitung sejak bulan Februari 2006," kata Sekretaris Perusahaan PT Texmaco Jaya Tunaryo dalam penjelasannya ke BEJ, Selasa (27/12/05). Selain itu, perseroan juga meminta agar denda keterlambatan penyampaian laporan keuangan juga dihapuskan. Diperkirakan denda ini mencapai sekitar Rp 650 juta. Menurut Tunaryo, Hal ini karena Texmaco masih mengalami kerugian dari divisi tekstil yang tidak beroperasi sejak bulan September 2004. Saat ini perseroan hanya berproduksi untuk divisi fleece dan garmen. Hingga triwulan III-2005, produksi divisi fleece mencapai 2,399 juta yard dan garmen mencapai 21.570 pcs. Sedangkan untuk divisi fabrics yang ada di pemalang maupun Karawang saat ini tidak beroperasi karena kesulitan modal kerja. "Perseroan merencanakan kana mengoperasikan kembali kegiatan produksi setelah adanya modal kerja yang diperkirakan diperoleh apada pertengahan tahun 2006," ujar Tunaryo tanpa merinci. Sementara itu, Kepala Divisi Pencatatan Sektor Riil BEJ, Yose rizal mengatakan sampai saat ini pihaknya masih mengkaji permohonan tersebut. Ada kemungkinan tuntutan pencicilan tersebut dikabulkan. "Sebelumnya BEJ pernah mengabulkan permintaan emiten lain terkait pencicilan tunggakan listing fee. Sedangkan untuk penghapusan denda keterlambatan penyampaian laporan keuangan belum pernah mengabulkan," kata Yose ketika dihubungi melalui telepon.
(qom/)











































