Bursa Saham AS Galau Dibayangi Berita Donald Trump

Danang Sugianto - detikFinance
Jumat, 10 Jul 2020 08:40 WIB
Bursa saham Wall Street di AS
Foto: Reuters
Jakarta -

Bursa saham Amerika Serikat (AS) masih bergerak tak menentu. Meski begitu Indeks saham Nasdaq kembali menyentuh level tertinggi sepanjang masa yang didorong oleh saham teknologi.

Melansir CNN, Jumat (10/7/2020), pada perdagangan Kamis waktu setempat indeks Nasdaq ditutup naik 0,5%, melampaui rekor penutupan hari Rabu. Ini adalah ketiga kalinya Nasdaq mencapai posisi tertinggi baru sepanjang minggu ini.

Sementara itu indeks saham industrial Dow Jones berakhir turun 1,4%, atau 361 poin. Sedangkan S&P 500 (SPX) turun 0,6%.

Pasar saham AS sendiri bergejolak sepanjang perdagangan Kamis. Perdagangan dipengaruhi juga dengan situasi politik di AS yang membuat pelaku pasar kadang melakukan aksi jual, kadang beli.

Mahkamah Agung AS telah memutuskan untuk tidak mengabulkan permintaan para anggota dewan untuk membuka catatan pajak Presiden Donald Trump. Namun MA AS memutuskan bahwa Trump masih bisa dicecar untuk membuka dokumen tersebut.

Reaksi spontan pun ditunjukkan oleh pelaku pasar. Hingga akhirnya pasar saham AS berfluktuatif.

Pasar saham telah sangat fluktuatif dalam beberapa bulan terakhir. Turun ketika pandemi Corona heboh dan rebound ketika muncul harapan untuk pemulihan ekonomi.

Namun risiko masih besar, kondisi ekonomi masih tertekan di tengah banyaknya toko yang masih tutup, perusahaan bangkrut hingga jutaan pekerja yang menganggur di AS.



Simak Video "Perdana di Lantai Bursa, Miniso Cuan Hampir 9 Triliun Rupiah!"
[Gambas:Video 20detik]
(das/eds)