Tak Lama Dibuka Merah, IHSG Langsung Merangkak Naik

Fadhly Fauzi Rachman - detikFinance
Jumat, 10 Jul 2020 09:06 WIB
Pengunjung berada di sekitar layar pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) Jakarta, Kamis (13/2). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) hari ini pukul 12.00 menurun-0,67% ke posisi 5,873,30. Pergerakan IHSG ini masih dipengaruhi oleh sentimen atas ketakutan pasar akan penyebaran wabah virus corona.
Foto: Pradita Utama
Jakarta -

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pagi ini dibuka negatif. IHSG berkurang 7 poin (0,12%) ke level 5.050. Tak lama berselang, IHSG langsung ke zona hijau.
Sementara nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah pagi ini ada di level Rp 14.397.

Pada Jumat (10/7/2020) pukul 09.05 waktu JATS, IHSG dibuka negatif. IHSG berkurang 7 poin (0,12%) ke level 5.050. Sementara indeks LQ45 juga melemah 1 poin (0,14%) ke 788. Tak lama berselang, IHSG kemudian bergerak naik ke zona hijau hingga 8 poin (0,16%) ke 5.060.

Bursa Amerika Serikat ditutup Menguat. Dow Jones ditutup 26,067.28 (+0.68%), NASDAQ ditutup 10,492.50 (+1.44%), S&P 500 ditutup 3,169.94 (+0.78%).

Bursa saham US ditutup menguat, dimana index Nasdaq mencatatkan rekor tertingginya. Peningkatan indeks saham mengesampingkan kasus COVID-19 yang terus meningkat di US. Investor bertaruh pada data ekonomi yang diduga akan membaik yaitu claim pengangguran yang akan diumumkan pada hari kamis ini.

Pada minggu ini, ekspektasi penambahan klaim hanya sebanyak 1.39 juta pekerja menandakan perlambatan penambahan jumlah claim pengangguran. Hanya saja investor juga menanti data pengangguran secara persentase terhadap tenaga kerja yang dipublikasikan pada Jumat ini. Bursa saham Asia dibuka menguat, menanti data konsumen dan inflasi dari China yang diduga akan membaik.

Mayoritas bursa Asia pagi ini bergerak negatif. Berikut pergerakannya:

Indeks Nikkei 225 turun 65 poin ke 22.479
Indeks Hang Seng turun 143 poin ke 26.066
Indeks Shanghai melemah 19 poin ke 3.431
Indeks Strait Times libur



Simak Video "Dolar Tembus Rp 14.200 "
[Gambas:Video 20detik]
(fdl/fdl)