Saham Sektor Energi Terfavorit, Telekomunikasi Terpuruk

Saham Sektor Energi Terfavorit, Telekomunikasi Terpuruk

- detikFinance
Sabtu, 31 Des 2005 11:28 WIB
Jakarta - Bencana badai di AS, berkah bagi perusahaan minyak. Saham-saham sektor energi di AS pun menjadi primadona sepanjang tahun 2005 akibat lonjakan harga minyak.Lonjakan harga saham sektor energi itu telah membuat saham-saham lainnya seperti 'tidak berarti'.Sementara saham-saham sektor telekomunikasi dan consumer menjadi saham yang paling terpuruk sepanjang tahun 2005. Saham sektor energi di Standard & Poor's 500 hingga akhir tahun 2005 ditutup naik 29,1 persen. Sementara saham sektor peralatan naik 12,8 persen, terlekomunikasi justru turun 9 persen dan consumer turun 7,4 persen. Sepanjang tahun 2005, indeks S&P 500 naik 3 persen.Di sektor energi, saham-saham milik perusahaan pengilangan migas dan pemasarannya melonjak hingga 77,3 persen. Semntara saham perusahaan eksplorasi dan produksi migas juga melonjak hingga 64,7 persen. "Mereka adalah pemenang terbesarnya," ujar Kevin Kruszenski, kepala perdagangan McDonald Investments Inc. di Cleveland, Ohio seperti dilansir Reuters, Sabtu (31/12/2005).Harga minyak tercatat melonjak hingga mencapai level tertingginya sepanjang sejarah pada 30 Agustus lalu di level US$ 70,85 per barel. Hantaman badai Katrina di Teluk Meksiko menghancurkan sejumlah fasilitas perminyakan di wilayah penghasil minyak terbesar AS ini. Salah satu yang mendapat berkah adalah Exxon Mobil Corporation. Perusahaan minyak publik terbesar ini harga sahamnya melonjak hingga 10 persen. Sementara Halliburton naik lebih dari 50 persen. (qom/)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads