Indosat Siap Kaji Buy Back Saham Pemerintah
Senin, 02 Jan 2006 13:34 WIB
Jakarta - PT Indosat Tbk (ISAT) menyatakan akan membantu pelaksanaan due dilligence dan persiapan data dalam rangka buy back saham pemerintah di perusahaan tersebut.Namun jika diminta membantu pendanaan untuk buy back, Indosat mengaku masih harus menunggu keputusan rapat umum pemegang saham (RUPS). "Soal pendanaan, kalau kita diminta membantu, kita harus membawanya ke RUPS," kata Dirut Indosat Hasnul Suhaimi di Gedung Bursa Efek Jakarta (BEJ), Senin (2/1/2006).Untuk pendanaan ini, menurut Hasnul, pihaknya juga harus menghitung dan melihat dulu kondisi keuangan perusahaan.Sampai saat ini, ungkap Hasnul, pemerintah belum mengirimkan pernyataan resmi mengenai buy back tersebut. Namun dia mengakui sudah ada pembicaraan informal mengenai hal ini dengan pemerintah."Kalau sounding sudah sejak beberapa waktu yang lalu, tapi belum ada penjelasan detail dan teknisnya," jelas Hasnul.Sebelumnya Menteri Negara BUMN Sugiharto menyatakan, dana yang akan digunakan untuk buy back akan berasal dari beberapa perusahaan BUMN yang berminat, karena tidak bisa diambil dari APBN. Periode per 30 November 2005, pemerintah hanya memiliki sekitar 14,54 persen saham Indosat, sedangkan pemegang saham mayoritas adalah Singapore Technologies Telemedia (STT) yang menguasai sekitar 39,42 persen.
(ir/)











































