Pascanaik Tajam, IHSG Langsung Terkoreksi
Kamis, 05 Jan 2006 16:22 WIB
Jakarta - Pascakenaikan saham yang mencatat rekor baru pada Rabu kemarin (4/1/2006), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan Kamis ini (5/1/2006) langsung terkoreksi tipis 0,699 poin ke level 1.211,000.Pasar saham pada Kamis ini bergerak variatif dengan penurunan atau kenaikan yang relatif terbatas. Akibatnya, meski potensi naik IHSG cukup lebar, namun pasar saham tidak mampu melawan aksi profit taking temporer dari investor yang ingin merelisasikan keuntungan sejenak.Namun tingginya nilai transaksi masih mencerminkan, perilaku investor yang bersiap mengoleksi saham-saham lagi di awal tahun ini. Indeks LQ-45 turun 0,270 poin pada level 266,538, Jakarta Islamic Index (JII) naik 0,721 poin pada level 207,978, Main Board Index (MBX) turun 0,288 poin pada level 334,415 dan Development Board Index (DBX) naik 0,261 poin pada level 229,884.Perdagangan di pasar reguler mencatat transaksi sebanyak 22.130 kali, dengan volume 2.091.832 lot saham, senilai Rp 1,467 triliun. Sebanyak 60 saham naik, 68 saham turun dan 235 saham stagnan.Saham-saham yang turun harganya di top losser antara lain, Telkom (TLKM) turun Rp 150 menjadi Rp 6.050, Bank Central Asia (BBCA) turun Rp 75 menjadi Rp 3.600, Bank Rakyat Indonesia (BBRI) turun Rp 50 menjadi Rp 3.300, Semen Cibinong (SMCB) turun Rp 25 menjadi Rp 480 dan Bank Mandiri (BMRI) turun Rp 20 menjadi Rp 1.770. Sedangkan saham-saham yang naik harganya di top gainer antara lain, Medco Energi Internasional (MEDC) naik Rp 250 menjadi Rp 3.750, Astra Internasional (ASII) naik Rp 250 menjadi Rp 10.750, Aneka Tambang (ANTM) naik Rp 175 menjadi Rp 3.875, Indosat (ISAT) naik Rp 150 menjadi Rp 6.000 dan Astra Agro Lestari (AALI) naik Rp 50 menjadi Rp 5.200.
(ir/)











































