Rupiah Tembus Level 9.500/US$, IHSG Catat Rekor Baru
Jumat, 06 Jan 2006 12:06 WIB
Jakarta -
January Effect tampaknya benar-benar semarak. Pasar saham dan valas pun semakin bergairah dan menciptakan rekor-rekor tertingginya.Nilai tukar rupiah semakin memantapkan posisinya. Pada perdagangan Jumat (6/1/2006) pukul 12.00 WIB, rupiah menembus level 9.500 per dolar AS, tepatnya 9.585 per dolar AS.Sementara IHSG pada penutupan sesi I kembali menciptakan rekor tertingginya dengan mencatat kenaikan hingga 11,243 poin (0,93 persen) pada level 1.222,243.Indeks LQ 45 naik 2,764 (1,04 persen) pada level 269,302. Frekuensi perdagangan mencapai 10.999 dengan volume 662,2 juta senilai Rp 924,3 miliar. Sebanyak 73 saham naik, 19 saham turun dan 47 saham stagnan.Saham Bank Mandiri kembali menjadi motor kenaikan indeks dengan kenaikan harga Rp 30 menjadi Rp 1.800. Saham Bank Mandiri kembali diburu setelah adanya prospek membaiknya NPL seiring akan segera rampungnya restrukturisasi Kiani.Harga saham lainnya yang juga turut membaik adalah PGN (PGAS) yang naik Rp 450 menjadi Rp 7.850. Kenaikan harga ini dipicu oleh kenaikan harga gas sebesar 11 persen yang diterapkan pada 1 Januari lalu.
(qom/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































