PM Jepang Bakal Mundur, Bursa Saham Negeri Sakura Rontok

Trio Hamdani - detikFinance
Jumat, 28 Agu 2020 14:05 WIB
PM Jepang Shinzo Abe mengumumkan keadaan darurat terkait kasus virus Corona yang terus menyebar.
PM Jepang Shinzo Abe/Foto: Getty Images
Jakarta -

Perdana Menteri (PM) Jepang Shinzo Abe akan mengumumkan pengunduran dirinya. Abe disebut akan mundur karena alasan kesehatan.

Pasar saham Jepang rontok pasca kabar tersebut. Mengutip Financial Times, Jumat (28/8/2020), Indeks Topix Tokyo membalikkan keadaan setelah mengalami kenaikan lebih dari 1% menjadi turun sebanyak 1,5% dalam perdagangan Jumat sore waktu setempat.

Hal tersebut merupakan respons pelaku pasar saham setelah media Jepang mengatakan Abe berencana untuk mundur karena kesehatannya yang memburuk. Abe akan mengadakan konferensi pers untuk memberi keterangan.

Prospek pengunduran diri Abe telah memicu kekhawatiran di kalangan investor bahwa program kebijakan moneter dan fiskal khasnya, Abenomics akan berakhir ketika dirinya tak lagi menjabat sebagai perdana menteri.

"Ini mungkin bukan hal yang baik sama sekali. Kita bisa mendapatkan orang-orang yang bertanggung jawab sepenuhnya," kata Nicholas Smith, ahli strategi ekuitas Jepang di CLSA.

Dia menambahkan bahwa pasar kemungkinan akan bereaksi buruk terhadap kembalinya ke politik Jepang yang disebut 'revolving door', dalam dua dekade sebelum Abe mengambilalih kekuasaan pada akhir 2012.

Sementara itu, pasar saham Asia selain Jepang naik pada Jumat setelah Wall Street ditutup sedikit lebih tinggi, dengan S&P 500 mengakhiri hari naik 0,2% setelah menyentuh rekor tertinggi baru.

(toy/ara)