Banggar DPR Salahkan Anies Bikin Saham Rontok Rp 300 T

Danang Sugianto - detikFinance
Sabtu, 12 Sep 2020 06:00 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok 5% ke level 4.891. Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan saham siang ini.
Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mendapatkan banyak sorotan dari berbagai pihak. Semua itu lantaran keputusannya mengumumkan akan diberlakukan kembali PSBB Jakarta secara ketat.

Salah satu yang memberikan pernyataan tentang Anies adalah Ketua Badan Anggaran (Banggar) Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Said Abdullah. Dia menilai pernyataan Anies menjadi penyebab rontoknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG).

Anies telah mengumumkan akan menerapkan kembali PSBB Jakarta pada 14 September 2020. Penerapan PSBB kali ini sama seperti pada Maret atau ketika pandemi Corona masuk tanah air.

"Kejadian kemarin sangat disesalkan atas pernyataan yang begitu bombastis, dramatis oleh Gubernur DKI Bapak Anies Baswedan sehingga menimbulkan hal yang tidak perlu dan membakar ludes Rp 300 triliun saham-saham kita berguguran," kata Said saat membuka rapat kerja Banggar dengan pemerintah, Jakarta, Jumat (11/9/2020).

Melansir data rangkuman perdagangan BEI pada 10 September 2020 kemarin, nilai kapitalisasi pasar modal sebesar Rp 5.682 triliun. Angka itu turun Rp 297 triliun dari nilai kapitalisasi pasar di hari sebelumnya sebesar Rp 5.979 triliun.

Kemarin investor asing juga melakukan aksi jual dengan catatan net sell sebesar Rp 663 miliar. Dengan begitu catatan net sell dari awal tahun mencapai Rp 33,57 triliun.

Dengan kejadian tersebut, Said menilai akan memberikan dampak yang luas. IHSG pada perdagangan Kamis (10/9) ambles 5,01% ke level 4.891,46 setelah sebelumnya perdagangan sempat dihentikan oleh bursa karena turun lebih dari 5%. Data perdagangan mencatat, investor asing melakukan aksi jual bersih sebanyak Rp 668 miliar di pasar reguler dengan nilai transaksi menyentuh Rp 10,2 triliun.

Selanjutnya
Halaman
1 2