Penjualan PGN Diprediksi Naik 4 Kali Lipat Tahun 2007
Kamis, 12 Jan 2006 18:02 WIB
Jakarta - PT Perusahaan Gas Negara (PGN) menargetkan angka penjualannya naik hingga empat kali lipat pada tahun 2007. Khusus untuk penjualan tahun 2005 diproyeksikan mencapai Rp 5,25 triliun.Angka itu diraih PGN selain dari kenaikan volume penjualan juga dari kenaikan harga yang cenderung naik. Jika pada Maret 2005 harga gas masih US$ 3,9 per kaki kubik, maka pada tanggal 15 Oktober harganya sudah menjadi US$ 4,5 per kaki kubik. Sementara pada Januari 2006, harga gas sudah naik lagi menjadi US$ 5 kaki kubik. Menurut Direktur Umum PGN Sutikno, angka penjualan itu diharapkan bisa dicapai jika seluruh transmisi sudah diselesaikan. "Kalau transmisi itu selesai, penjualan akan tumbuh," kata Sutikno yang ditemui disela-sela Seminar Krisis Gas di Hotel Borobudur, Jakarta, Kamis (12/1/2006).Sutikno menambahkan, pembangunan jalur pipa transmisi Sumatera Selatan-Jawa Barat diperkirakan tepat waktu karena saat ini pembebasan lahan sudah 97 persen. "Untuk pembangunan pipa yang paling susah pembebasan lahan. Ini diprediksi akan tepat waktu," katanya. Rencana awalnya sekitar 650 juta kaki kubik gas akan disalurkan per hari. Dari jumlah itu, sebanyak 250 juta kaki kubik dihasilkan dari lapangan Pertamina yang disalurkan lewat jalur Pagar Dewa, Cilegon yang rencananya beroperasi awal November 2006. Sementara 400 juta kaki kubik dari lapangan ConocoPhillips dengan jalur Gresik-Muara Bekasi yang diperkirakan efektif Maret 2007. Investasi total untuk transmisi ini mencapai US$ 1,1 miliar.Khusus untuk jalur Pagar Dewa-Cilegon investasinya menelan 49 miliar yen, yang berasal dari JBIC. Sisanya dari PGN yakni dari Euro Bond I yang terbit September 2003 sebesar US$ 150 juta, Euro Bond II yang terbit Maret 2004 sebesar US$ 135 juta dan US$ 125 juta dari IPO sisanya dari internal.
(qom/)











































