Saham Perusahaan Mebel Ini Melonjak 33% Berkat Tren WFH

Aulia Damayanti - detikFinance
Jumat, 18 Sep 2020 13:32 WIB
Bursa saham Wall Street di AS
Ilustrasi/Foto: Reuters
Jakarta -

Saham perusahaan mebel asal Amerika Serikat Herman Miller melonjak 33,5%. Lonjakan itu dipicu oleh meningkatnya penjualan perlengkapan kantor selama bekerja dari rumah atau work from home (WFH).

Dikutip dari CNBC, Jumat (18/9/2020) menurut rilis Herman Miller, peralatan kantor meningkat hampir 300% sejak tahun lalu. Harga saham kuartal-I 2020 naik US$ 1,24 per saham. Angka itu naik dari 26 sen per saham berdasarkan perkiraan Wall Street.

Laporan itu juga memuat pendapatan perusahaan senilai US$ 626,8 juta setara Rp 9 triliun (Rp 14.800) naik dari perkiraan US$ 524,8 juta (Rp 7,7 triliun). Penjualan perusahaan juga naik 13% pada kuartal terakhir.

"Ini telah mewakili peluang nyata bagi kami dan membuat kami sangat senang karena distribusi tenaga kerja telah terjadi dalam waktu yang sangat lama sebelum COVID-19," kata CEO dan Presiden Herman Miller Andrea Owen.

Owen menjelaskan perusahaannya telah membantu orang-orang mengubah ruangan di rumah mereka menjadi kantor yang dapat mendukung pekerjaan selama WFH. Manfaat perusahaannya juga berguna untuk anak sekolah yang belajar dari rumah.

Penjualan dan pesanan Herman Miller lewat online secara keseluruhan masing-masing naik 248% dan 257%, sejak tahun lalu.

"Konsumen juga kerapkali memberikan tambahan peralatan dan aksesoris di rumahnya. Hal itu mendorong perusahaan mendapatkan permintaan positif selama tahun ke tahun," ujar Owen.

(ara/ara)