SEC Akan Investigasi IBM
Jumat, 13 Jan 2006 10:08 WIB
Jakarta - Badan Pengawas Pasar Modal AS atau Securities Exchange Committee (SEC) akan melakukan investigasi terhadap International Business Machines (IBM) Corp. Investigasi ini terkait laporan keuangan kuartal I-2005 dan skema opsi sahamnya.Langkah itu memberi hak bagi SEC untuk melihat email internal IBM, dokumen dan mewawancarai pejabat IBM. Investigasi itu akan difokuskan pada bagaimana perhitungan IBM atas opsi saham di dalam laporan keuangan kuartal I-2005 lalu.Seperti diberitakan AP, Jumat (13/1/2006), investigasi itu berkisar pada panduan yang diberikan IBM sebelum dikeluarkannya laporan keuangan pada 14 April 2005.Pada saat yang bersamaan, IBM mengatakan bahwa opsi saham memangkas pendapatan IBM hingga 10 sen per saham. Namun analis memperkirakan angkanya mencapai 14 sen per saham, sesuai dengan gambaran yang diberikan oleh CEO IBM Mark Loughridge dalam sebuah grafik yang diberikan dalam sebuah konferensi pers pada tanggal 5 April. Ia mengindikasikan bahwa angka pada kuartal I-2005 akan sama dengan hasil sebelumnya.Dan ternyata, laba IBM pada kuartal I meleset sekitar 6 sen per saham. Beberapa analis mengeluhkan bahwa IBM telah menuntun mereka untuk percaya bahwa opsi-opsi biaya yang dikeluarkan akan lebih besar. Hal itu membuat ekspektasi para analis lebih rendah sehingga dijadikan tameng untuk laporan keuangan yang mengecewakan.Juru bicara IBM Ed Barbini menolak tuduhan tersebut. Namun ia menyatakan, IBM berjanji akan bersikap kooperatif terhadap investigasi SEC tersebut. Saham IBM sendiri langsung melorot setelah berita investigasi tersebut. Saham IBM turun hingga 60 sen menjadi US$ 83,57 di akhir perdagangan Kamis (12/1/2005) di Bursa Saham New York.
(qom/)











































