Saham Blue Chip Tumbang, IHSG Rontok 5,8 Poin
Jumat, 13 Jan 2006 16:23 WIB
Jakarta - Aksi ambil untung yang menimpa saham-saham blue chip, kembali membuat Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) rontok 5,825 poin pada level 1.250,428.Pergerakan saham yang variatif pada Jumat akhir pekan ini (13/1/2006), diwarnai oleh pelepasan saham-saham telekomunikasi dan infrastruktur. Sebaliknya saham pertambangan meroket, seperti Antam karena pengaruh naiknya harga emas dunia serta PGN yang kinerjanya makin kinclong. Indeks LQ-45 turun 1,663 poin pada level 276,024, Jakarta Islamic Index (JII) turun 1,197 poin pada level 217,274, Main Board Index (MBX) turun 2,837 poin pada level 345,168, dan Development Board Index (DBX) naik 3,933 poin pada level 237,919.Perdagangan di seluruh pasar mencatat transaksi saham sebanyak 20.279 kali, pada volume 1,224 miliar unit saham, senilai Rp 1,423 triliun. Dari jumlah saham yang aktif ditransaksikan, sebanyak 55 saham naik, 53 saham turun dan 79 saham stagnan.Saham-saham yang turun harganya di top losser antara lain, Astra Internasional (ASII) turun Rp 350 menjadi Rp 11.100, Telkom (TLKM) turun Rp 200 menjadi Rp 6.200, Indosat (ISAT) turun Rp 150 menjadi Rp 5.800, United Tractors (UNTR) turun Rp 75 menjadi Rp 3.875, Bank Rakyat Indonesia (BBRI) turun Rp 50 menjadi Rp 3.350. Sedangkan saham-saham yang masih mencetak kenaikan harga di top gainer antara lain, Perusahaan Gas Negara (PGAS) naik Rp 500 menjadi Rp 9.200, Kalbe Farma (KLBF) naik Rp 90 menjadi Rp 1.160, Semen Cibinong (SMCB) naik Rp 50 menjadi Rp 580, Medco Energi Internasional (MEDC) naik Rp 50 menjadi Rp 3.900 dan Aneka Tambang (ANTM) naik Rp 25 menjadi Rp 4.500.
(ir/)











































