Setelah 3 Hari Ngebut, Wall Street Akhirnya Tersungkur

Hendra Kusuma - detikFinance
Rabu, 30 Sep 2020 08:14 WIB
Traders work on the trading floor on the final day of trading for the year at the New York Stock Exchange (NYSE) in Manhattan, New York, U.S., December 29, 2017. REUTERS/Andrew Kelly
Foto: Reuters
Jakarta -

Indeks utama Wall Street ditutup lebih rendah usai tiga hari berturut-turut mengalami kenaikan. Hal tersebut dikarenakan banyak investor yang menarik dananya menjelang debat pertama calon presiden AS.

Ketiga indeks saham utama AS melemah usai terjadi kenaikan sejak awal pekan. Wall Street juga mengalami pelemahan pada pembukaan perdagangan.

"Debat presiden malam ini berpotensi untuk menggerakkan pasar dan investor tidak mungkin mengambil posisi itu," kata David Carter, Kepala Investasi di enox Wealth Advisors, seperti yang dikutip Reuters, Rabu (30/9/2020).

"Saat ini, pasar jelas didorong oleh peristiwa di Washington, baik itu stimulus fiskal atau pemilihan presiden," tambahnya.

Pelaku pasar akan mengamati perdebatan pertama antara Donald Trump dengan sang penentangnya, yaitu Joe Biden yang berasal dari Demokrat.
Pelaksanaan pemilu sendiri memiliki implikasi ke berbagai sektor, seperti perawatan kesehatan, energi hijau, dan penerima insentif potongan PPh Badan dari Donald Trump.

"Kami pikir pasar dapat bekerja dengan baik dengan Trump atau Biden, tetapi mereka perlu tahu siapa pemenangnya," kata Carter.

Namun demikian, terdapat kekhawatiran terkait pengumuman pemenang pemilu pada November tahun ini. Pasalnya kertas suara yang masuk sangat banyak dan membutuhkan waktu untuk menghitungnya.

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) AS, Nancy Pelosi mengatakan peluncuran bantuan virus Corona senilai US$ 2,2 triliun oleh Demokrat menjadi daya tarik. Sebab, dua bulan sebelumnya sudah diluncurkan tunjangan pengangguran.

Dow Jones Industrial Average turun 131,4 poin atau 0,48% menjadi 27.452,66. S&P 500 turun 16,13 poin atau 0,48% menjadi 3.335,47, sementara Nasdaq Composite turun 32,28 poin atau 0,29% menjadi 11.085,25.



Simak Video "Perdana di Lantai Bursa, Miniso Cuan Hampir 9 Triliun Rupiah!"
[Gambas:Video 20detik]
(zlf/zlf)