Bursa Saham AS Ditutup Positif, Ada Sentimen Apa?

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Jumat, 02 Okt 2020 08:20 WIB
Bursa saham Wall Street di AS
Foto: Reuters
Jakarta -

Pasar bursa saham Amerika Selatan alias Wall Street ditutup positif pada perdagangan di hari Kamis. Hal itu terjadi karena para investor disebut mulai menghilangkan rasa pesimis soal pembicaraan stimulus di Washington untuk pemulihan ekonomi AS.

Melansir Reuters, Jumat (2/10/2020), tiga indeks saham utama AS ditutup lebih tinggi. Nasdaq berada pada angka positif terdepan dan Dow mengalami kenaikan terkecil.

Dow Jones Industrial Average. DJI naik 35,2 poin, atau 0,13% menjadi 27.816,9, S&P 500 .SPX naik 17,8 poin, atau 0,53%, menjadi 3.380,8. Sementara Nasdaq Composite .IXIC menambahkan 159,00 poin, atau 1,42%, menjadi 11.326,51.

Serentetan data soal stimulus, mulai dari klaim pengangguran dan belanja konsumen menunjukkan pemulihan ekonomi AS bisa kehilangan tenaga. Kini, investor melihat ke laporan ketenagakerjaan Departemen Tenaga Kerja untuk mengukur lebih lanjut kemajuan ekonomi.

Sementara itu di Washington, negosiasi untuk kesepakatan bantuan pandemi baru terus berlanjut. Gedung Putih mengajukan proposal stimulus US$ 1,5 triliun, sedangkan dari Partai Demokrat di DPR AS ingin stimulus US$ 2,2 triliun.

"Ini semua tentang stimulus fiskal dan bola ada di pengadilan Kongres. Kami percaya mereka semakin dekat dan mendekati kesepakatan terakhir, tetapi peregangan terakhir seringkali menjadi yang tersulit, kata Ryan Detrick, ahli strategi pasar senior di LPL Financial di Charlotte, North Carolina.

S&P 500 dan Nasdaq kembali mendapatkan sebagian besar dukungan mereka dari saham teknologi besar dan saham yang bersebelahan dengan teknologi. Amazon.com, Microsoft Corp, dan Apple Inc memberikan peningkatan terbesar.

Dari 11 sektor utama di S&P 500, tujuh di antaranya mengakhiri sesi lebih tinggi. Real estate SPLRCR adalah peraih persentase terbesar. Sementara perusahaan energi .SPNY merugi terbesar, turun 3,1%. Volume di bursa AS adalah 9,55 miliar saham, dibandingkan dengan rata-rata 10,06 miliar selama 20 hari perdagangan terakhir.

(fdl/fdl)