Terantuk Pelemahan Rupiah, IHSG Terjerembab 15,172 Poin

Terantuk Pelemahan Rupiah, IHSG Terjerembab 15,172 Poin

- detikFinance
Senin, 16 Jan 2006 16:52 WIB
Jakarta - Aksi profit taking terhadap sejumlah saham unggulan terus menyeret Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ke teritori negatif. Pada penutupan perdagangan, Senin (16/1/2005) IHSG turun 15,172 poin pada level 1.235,256.Indeks LQ 45 turun 3,837 poin pada level 272,187 dan JII turun 2,945 poin pada level 214,329. Sedangkan indeks MBX turun 4,463 poin pada evel 340,705 dan DBX turun 1,759 pada level 236,160Perdagangan di pasar reguler mencatat total transaksi sebesar 17.610 kali dengan volume 1.956.543 dengan nilai sebesar Rp 1,160 triliun. Perdagangan mencatat sebanyak 32 saham naik, 88 saham turun dan sebanyak 243 saham stagnan.Saham-saham yang turun di top loser, antara lain PT PGN (PGAS) turun Rp 400 menjadi Rp 8.800, PT Astra Internasonal (ASII) turun Rp 250 menjadi Rp 10.850, Indosat (ISAT) turun Rp 100 jadi Rp 5.700, Telkom (TLKM) turun Rp 50 menjadi Rp 6.150 dan Astra Agro Lestari (AALI) turun Rp 150 jadi Rp 5.000.Sedangkan saham-saham yang naik di top gainer antara lain, Medco Energi Internasional (MEDC) naik Rp 50 menjadi Rp 3.950, Indocement Tunggal Perkasa (INTP) naik Rp 25 menjadi Rp 3.950, Semen Cibinong naik Rp 10 menjadi Rp 590, Antam naik Rp 125 jadi Rp 6.475 dan PT Timah (TINS) naik Rp 30 jadi Rp 1.940.Alfunasyah, pengamat saham dari Sinar Mas Sekuritas mengatakan, penurunan indeks karena adanya aksi profit taking untuk merealisasikan keuntungan jangka pendek. Hal ini karena adanya kekhawatiran terhadap rencana kenaikan tarif dasar listrik dan bahan bakar gas (BBG) yang tinggi. Selain itu faktor inflasi dan pelemahan rupiah mendorong penurunan. Seperti diketahui nilai rupiah sempat turun turun dari Rp 9.380 menjadi Rp 9.470. (mar/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads