ADVERTISEMENT

Artha Sekuritas: IHSG Diprediksi Menguat

Tim Detikcom - detikFinance
Senin, 05 Okt 2020 08:49 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok 5% ke level 4.891. Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan saham siang ini.
Foto: Agung Pambudhy
Jakarta -

HSG ditutup di level 4,926.73 (-0.87%), pelemahan didorong oleh sektor Infrastructure (-2.25%) dan Agriculture (-1.24%). IHSG ditutup melemah didorong oleh kecemasan investor setelah ada kabar bahwa presiden Amerika Serikat Donald Trump positif covid-19. Investor melihat ini akan mempengaruhi kondisi politik dan ekonomi di Amerika Serikat.

Bursa Amerika Serikat ditutup Melemah. Dow Jones ditutup 27,682.81 (-0.48%), NASDAQ ditutup 11,075.02 (-2.22%), S&P 500 ditutup 3,348.44 (-0.96%). Bursa saham US ditutup melemah pada perdagangan Jumat lalu.

Penurunan disebabkan oleh kondisi kesehatan President Trump yang sempat mengalami penurunan karena infeksi Covid-19. Bursa US akan sangat volatile berhubungan dengan kondisi kesehatan President Trump. Sedangkan bursa Asia dibuka menguat setelah adanya informasi bahwa kondisi kesehatan President Trump membaik pada pagi ini. Tidak ada data ekonomi yang mempengaruhi investor pada hari ini.

IHSG diprediksi Menguat

Resistance 2 : 5,017

Resistance 1 : 4,971

Support 1 : 4,880

Support 2 : 4,835

IHSG diprediksi menguat. Penguatan didukung oleh informasi membaiknya kondisi presiden AS Donald Trump yang memberikan sentiment positif jangka pendek. Secara teknikal pergerakan gagal membentuk formasi double bottom sempurna dan kembali bergerak pada trend konsolidasi. Pergerakan pada awal pekan masih minim sentimen dari data perekonomian. Dari dalam negeri jumlah kasus covid-19 secara harian juga masih mencemaskan.



Simak Video "GoTo Akan IPO, Ini Kata Analis"
[Gambas:Video 20detik]
(zlf/zlf)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT