Demo Omnibus Law Berakhir Ricuh, IHSG Ikut Dibuka Merah

Fadhly Fauzi Rachman - detikFinance
Jumat, 09 Okt 2020 09:12 WIB
Perdagangan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di zona hijau di Bursa Efek Indonesia (BEI), Selasa (8/11/2016). IHSG ditutup meroket hingga 1,57%.
Foto: Ari Saputra
Jakarta -

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pagi ini dibuka di zona merah pagi ini. Aksi demo Omnibus Law Cipta kerja yang diwarnai kericuhan kemarin menjadi salah satu sentimen negatifnya.

Pada pra-perdagangan IHSG dibuka merah dengan turun 2 poin (0,05%) ke level 5.036. Sementara nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) pagi ini berada di level Rp 14.685.

IHSG masih merah saat pembukaan perdagangan pukul 09.00 JATS dengan turun 1 poin (0,04%) ke level 5.037. Sementara indeks LQ45 juga ikut turun 0,7 poin ke level 769,713.

Kemudian pada pukul 09.05 JATS, IHSG masih turun 6 poin (0,13%) ke level 5.032. Sementara indeks LQ45 turun 1 poin (0,20%) ke level 768,879.

Dalam riset NH Korindo Sekuritas disebutkan, pergerakan IHSG hari ini mendapat sentimen yang kurang baik dari aksi demo UU Cipta Kerja yang berakhir ricuh. Selain itu, kasus harian baru COVID-19 juga kembali mencatat rekor tertinggi kemarin di angka 4.850.

Sementara bursa Amerika Serikat ditutup Menguat. Dow Jones ditutup 28,425.51 (+0.43%), NASDAQ ditutup 11,420.98 (+0.50%), S&P 500 ditutup 3,446.83 (+0.80%). Bursa saham US ditutup menguat kembali setelah adanya sinyal bahwa dana stimulus COVID-19 kembali dibahas oleh Nancy Pelosi dan Steven Mnuchin.

Pembahasan lebih terfokus pada menentukan seberapa pentingnya pemberian stimulus pada kondisi sekarang. Sehingga pergerakan bursa US akan bergantung pada berita kebijakan stimulus. Bursa saham Asia dibuka bercampur dan cenderung menguat, dimana investor menanti data PMI China sebagai indikator pemulihan ekonomi global dari pandemi.

Berikut pergerakan Bursa Asia pagi ini:

Indeks Nikkei 225 menguat 241 poin ke 23.660
Indeks Hang Seng melemah 133 poin ke 24.109
Indeks Shanghai menguat 50 poin ke 3.268
Indeks Strait Times turun 0,2 poin ke 2.538

(fdl/fdl)