Rupiah Berotot, Gencet Dolar AS Selama Sepekan

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Minggu, 11 Okt 2020 19:31 WIB
Melanjutkan tren positif sejak Selasa kemarin, nilai tukar rupiah menguat melawan dolar AS.
Foto: Grandyos Zafna
Jakarta -

Nilai tukar dolar Amerika Serikat (AS) bergerak menguat selama sepekan. Selama 5 hari perdagangan, mata uang negeri Paman Sam terus tertekan Rupiah hingga mencapai titik terendah di hari Jumat.

Mengutip data perdagangan Reuters yang dirangkum detikcom, pada Senin (5/10/2020), nilai dolar AS terhadap mata uang Rupiah tertinggi selama sepekan yaitu di level Rp 14.800.

Nilai tukar dolar AS terhadap rupiah mulai tertekan pada Selasa (6/10/2020). Dolar AS kala itu berada di level Rp 14.735.


Kabar Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang membaik setelah divonis positif Corona dan pengesahan Omnibus Law Cipta Kerja menjadi UU dinilai menjadi sentimen positif yang membuat Rupiah menguat.

Nilai tukar Dolar AS kembali tertekan di hari Rabu (7/10/2020) kini Dolar berada di level Rp 14.710. Nilainya tetap bertahan hingga hari Kamis (8/10/2020), Dolar AS tetap bercokol di Rp 14.710.

Mengakhiri pekan di hari Jumat (9/10/2020), nilai tukar Dolar AS terhadap rupiah ada di level Rp 14.670. Ini menjadi pelemahan terendah bagi Dolar AS selama seminggu.

Sementara pergerakan rupiah sepekan dari data Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) adalah sebagai berikut:
5 Oktober 2020 14,867
6 Oktober 2020 14,712
7 Oktober 2020 14,784
8 Oktober 2020 14,750
9 Oktober 2020 14,737

(dna/dna)