Waskita Selangkah Lagi Jual Tol Becakayu

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Selasa, 27 Okt 2020 17:01 WIB
Pengerjaan tol Bacakyu seksi 1 A Casablanca-Cipinang Melayu hampir rampung. Begini penampakannya.
Tol Becakayu/Foto: Rengga Sancaya
Jakarta -

PT Waskita Karya (Persero) Tbk berencana menjual dua ruas jalan tolnya hingga akhir tahun ini. Mereka akan melepas sebagian kepemilikan saham (divestasi) pada jalan tolnya.

Paling dekat ada ruas jalan Tol Becakayu yang akan dilepas kepemilikannya. Direktur Pengembangan Bisnis Fery Hendriyanto menyatakan proses divestasi Tol Becakayu kemungkinan selesai pertengahan November.

"Becakayu ini insyaallah proses divestasi, RDPT ini akan diselesaikan pertengahan November," ujar Fery dalam konferensi pers virtual, Selasa (27/10/2020).

Dari catatan detikcom, sebelumnya pada 31 Agustus 2020, anak perusahaan Waskita Karya di bidang jalan tol yaitu PT Waskita Toll Road (WTR) telah melakukan penandatanganan Perjanjian Pengikatan Jual Beli (PPJB). Waskita Toll Road mau melepas 30% kepemilikannya pada Tol Becakayu dengan nilai Rp 550 miliar.

Kembali ke Fery, selain Tol Becakayu, pihaknya juga sedang melakukan proses negosiasi untuk divestasi Tol Cibitung-Cilincing. Kemungkinan, proses ini selesai paling lambat awal Desember.

"Cibitung-Cilincing masih negosiasi. Masing-masing dilakukan oleh investor. Kemungkinan akhir November atau awal Desember kemungkinan akan realisasi," ujar Fery.

Fery sendiri tidak menjelaskan berapa nilai transaksi yang dilakukan dari dua proses divestasi tersebut "Terkait nilainya belum bisa saya sampaikan semua karena belum done," ujarnya.

Dirut Waskita Karya Destiawan Soewardjono menambahkan pihaknya berencana melakukan divestasi pada 5 ruas tol. Hanya saja menurutnya kemungkinan rencana itu tidak bisa direalisasikan semuanya tahun ini.

"Untuk divestasi jalan tol, kami melakukan targetnya adalah 5 ruas tahun ini, tapi kemungkinan nggak tercapai semua. Tahun depan kami akan lakukan lagi sesuai ruas-ruas yang sudah selesai, jadi kami akan tawarkan yang sudah 100% realisasinya," kata Destiawan.

Dari catatan detikcom, divestasi jalan tol dilakukan untuk mengurangi utang. Utang yang bisa dipangkas jika seluruh program divestasi lancar sekitar Rp 20-21 triliun. Waskita sendiri memegang kepemilikan atas 16 ruas jalan tol dengan total investasi Rp 150 triliun.

(ara/ara)