IHSG Kembali ke Garis Merah
Senin, 23 Jan 2006 09:50 WIB
Jakarta -
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi masih terus bergerak di jalur merah. Pelemahan indeks terutama masih dipicu oleh aksi profit taking terhadap sejumlah saham unggulan.Pada awal perdagangan Senin (23/1/2006), indeks dibuka langsung melemah lebih dari 20 poin ke level 1.201. Pelemahan indeks terutama dipicu oleh anjloknya saham Astra International yang dibuka melemah Rp 400 ke level Rp 10.550. Demikian pula saham Telkom masih terus melemah hingga Rp 150 menjadi Rp 6.050. Termasuk pula saham PGN yang turun hingga Rp 100 menjadi Rp 8.350.Pelemahan indeks terutama dipicu oleh melemahnya Wall Street setelah pelaku pasar kecewa terhadap hasil laba dari General Electric dan Citigrup yang merupakan saham unggulan. Dow Jones bahkan merosot hingga level terendah sejak 24 Maret 2003. Naiknya kembali harga minyak dunia yang kini di level US$ 68 per barel turut memberikan sentimen negatif ke lantai Bursa Efek Jakarta (BEJ) Sementara pada penutupan perdagangan Jumat (20/1/2006) akhir pekan lalu, indeks ditutup melemah 7,171 poin ke level 1.222,888. Berikut rekomendasi saham yang diterima detikcom, dari perusahaan sekuritas.Bhakti SecuritiesPola pergerakan indeks telah membentuk evening star yang mengindikasikan indeks pada perdagangan awal pekan ini masih akan melemah. Naiknya harga minyak dunia menjadi sentimen negatif bagi perdagangan saham Senin ini. Indeks akan bergerak dalam kisaran 1.205 - 1.230.
(qom/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































