Industri Kertas Favorit, Investasi PMDN 2005 Naik 200%
Rabu, 25 Jan 2006 12:09 WIB
Jakarta - Seiring dengan peningkatan dana asing, investasi yang dilakukan pengusaha dalam negeri pada tahun 2005 juga melonjak tajam hingga 200 persen.Berdasarkan data Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), realisasi investasi (Izin Usaha Tetap) Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN), periode 1 Januari sampai 31 Desember 2005 mencatat angka Rp 30,665 triliun. Naik 200,9 persen dibandingkan tahun 2004 yang sebesar Rp 15,264 triliun.Realisasi investasi PMDN tahun 2005 mencakup 214 proyek atau naik 165,9 persen dibanding tahun sebelumnya sebesar 129 proyek. Demikian data investasi yang dikeluarkan BKPM, Rabu (25/1/2006). Berdasarkan sektor usaha, dana investasi PMDN paling bnayak digelontorkan untuk industri kertas dan percetakan sebesar Rp 9,732 triliun dengan 13 proyek.Industri makanan sebesar Rp 4,490 triliun dengan 35 proyek. Industri tanaman pangan dan perkebunan sebesar Rp 3,070 triliun dengan 19 proyek.Industri konstruksi sebesar Rp 2,461 triliun dengan 4 proyek dan industri kimia dan farmasi sebesar Rp 1,944 triliun dengan 16 proyek.Lokasi idaman dari PMDN adalah Riau sebesar Rp 10,230 triliun dengan 15 proyek, Jawa Timur sebesar Rp 4,056 triliun dengan 25 proyek, Banten sebesar Rp 3,833 triliun dengan 24 proyek.Jawa Barat sebesar Rp 3,346 triliun dengan 52 proyek dan DKI Jakarta sebesar Rp 2,546 triliun dengan 24 proyek.BKPM juga sepanjang tahun 2005, memberikan persetujuan investasi sebanyak 218 proyek dengan nilai rencana investasi sebesar Rp 50,577 triliun.Dari sisi proyek persetujuan PMDN itu naik 109,5 persen dibanding tahun 2004 yang sebanyak 199 proyek. Sedangkan dari sisi nilai investasi naik 114,7 persen dibanding tahun 2004 yang sebesar Rp 44,101 triliun.Dari jumlah proyek yang disetujui sebanyak 218 usaha, terdiri dari proyek baru 190, proyek perluasan 118 usaha dan proyek alih status sebanyak 28 usaha.
(ir/)











































