Tips Berburu Saham di Tengah Pandemi Biar Nggak Zonk

Danang Sugianto - detikFinance
Senin, 23 Nov 2020 08:00 WIB
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok 5% ke level 4.891. Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan saham siang ini.
Foto: Agung Pambudhy

2. Analisis Sektor Industri

Hal ini merupakan analisis sektor industri mana saja yang berpeluang tumbuh dalam kondisi perekonomian tertentu atau sedang dalam tahap bertumbuh. Perlu disadari bahwa pada dasarnya tidak semua sektor industri itu tumbuh dalam kecepatan yang sama dalam kondisi ekonomi tertentu. Kemampuan menentukan dan memilih sektor industri mana saja yang memiliki pertumbuhan signifikan berpotensi mendatangkan keuntungan.

Selain beriringan dengan kondisi pertumbuhan ekonomi suatu negara, pertumbuhan industri di suatu negara pada dasarnya dipengaruhi oleh regulasi atau peraturan pemerintah. Kita harus melihat baik kebijakan makro maupun kebijakan fiskal yang dibuat. Oleh sebab itu, mencermati sejumlah regulasi untuk melihat potensi pertumbuhan industri itu sangat penting. Cermati dengan seksama apakah regulasi yang ada menghambat atau mendukung pertumbuhan sektor industri.

3. Analisis Laporan Keuangan Perusahaan

Analisa Laporan keuangan dapat dilakukan dengan cara menganalisis dan menilai kesehatan keuangan perusahaan. Sehat tidaknya keuangan perusahaan dapat dicermati dari laporan keuangan yang dikeluarkan. Biasanya laporan keuangan ini mencakup 3 (tiga) hal yakni, income statement (laporan rugi laba), balance sheet (neraca), dan cash flow (laporan arus kas). Tentunya sebuah perusahaan yang mencatatkan keuntungan beruntun selama tiga tahun berturut-turut lebih menjanjikan ketimbang yang konsisten selalu merugi.

Selain itu dalam menentukan suatu perusahaan sehat dan bagus dapat dibantu dengan yang namanya rasio-rasio keuangan. Rasio keuangan adalah suatu alat analisis keuangan yang digunakan oleh perusahaan dalam menilai kinerja perusahaannya berdasarkan perbandingan data keuangan yang ada pada pos laporan keuangan, seperti laporan neraca, laporan aliran kas, dan laporan laba-rugi.

Dengan adanya rasio keuangan, maka pihak manajemen perusahaan, investor, dan kreditur akan lebih mudah dalam menganalisis kinerja bisnis, mengetahui titik permasalahan, keuangan, dan kelemahan keuangan perusahaan, dan mempermudah dalam pengambilan keputusan.

4. Analisa Good Corporate Governance (GCG)

GCG merupakan salah satu unsur utama yang dipertimbangkan oleh seorang investor saat ia memilih dari sekian banyak perusahaan untuk berinvestasi. Sebab, sebuah perusahaan yang memiliki tata kelola perusahaan yang baik (GCG) biasanya dipimpin oleh para eksekutif dan manajemen yang jujur dan berpengalaman dan memiliki kemampuan organisasi yang mumpuni. Hal ini akan menumbuhkan keyakinan para investor untuk memilih perusahaan tersebut sebagai tempat menginvestasikan uangnya.

Berbeda dengan analisis fundamental, analisis teknikal dilakukan dengan memanfaatkan data historis terkait perubahan harga saham di masa lalu, volume perdagangan, serta indikator lainnya. Namun, pembahasan mengenai analisis teknikal ini akan kami sampaikan dalam tips kami berikutnya.

Halaman

(das/zlf)