IHSG Terpeleset 3 Poin Ditengah Maraknya Transaksi Saham
Kamis, 26 Jan 2006 16:31 WIB
Jakarta - Aksi ambil untung menerpa saham-saham blue chip di Bursa Efek Jakarta (BEJ). Akibat aksi ini Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 3,464 poin ke level 1.226,653 di tengah ramainya transaksi.Investor melakukan konsolidasi setelah kenaikan yang cukup tajam dalam dua hari terakhir. Menguatnya rupiah yang Rabu ini (26/1/2006) menembus level Rp 9.355 per dolar AS juga tidak mampu menghalau aksi profit taking. Melemahnya indeks ini juga mengikuti kondisi bursa regional yang kenaikannya mulai tertahan seperti Indeks STI Singapura dan Hang Seng. Sementara Indeks Nikkei pada penutupan Rabu ini, tetap melejit 240 poin. Indeks LQ-45 turun 1,116 poin pada level 270,003, Jakarta Islamic Index (JII) turun 0,420 poin pada level 214,031, Main Board Index (MBX) turun 2,825 poin pada level 336,345 dan Development Board Index (DBX) naik 6,998 poin pada level 242,655.Perdagangan di pasar reguler mencatat transaksi sebanyak 18.663 kali, pada volume 3.491.162 saham, senilai Rp 1,195 triliun. Sebanyak 67 saham naik, 34 saham turun dan 261 saham stagnan.Saham-saham yang turun harganya di top losser antara lain, Perusahaan Gas Negara (PGAS) turun Rp 150 menjadi Rp 8.300, Astra Internasional (ASII) turun Rp 150 menjadi Rp 10.350, Telkom (TLKM) turun Rp 150 menjadi Rp 6.150, Bank Mandiri (BMRI) turun Rp 50 menjadi Rp 1.790 dan Bank Rakyat Indonesia (BBRI) turun Rp 25 menjadi Rp 3.325.Sedangkan saham-saham yang masih mencetak kenaikan harga di top gainer antara lain, International Nickel Indonesia (INCO) naik Rp 150 menjadi Rp 14.600, Tambang Batubara Bukit Asam (PTBA) naik Rp 90 menjadi Rp 1.950, Kalbe Farma (KLBF) naik Rp 70 menjadi Rp 1.260, Bumi Resources (BUMI) naik Rp 50 menjadi Rp 850, dan United Tractors (UNTR) naik Rp 25 menjadi Rp 3.375.
(ir/)











































